GueBerita.com – Semangka, buah tropis yang identik dengan rasa manis dan kesegarannya, tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga dikenal kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Sebuah akun informasi populer, @earthcurated, sempat menyoroti potensi positif mengonsumsi semangka sebelum tidur. Kandungan airnya yang tinggi diklaim dapat membantu menjaga hidrasi tubuh sepanjang malam. Selain itu, semangka juga mengandung antioksidan dan elektrolit penting seperti kalium yang berperan dalam proses pemulihan tubuh.
Konsumsi semangka sebelum tidur dikaitkan dengan rasa ringan dan segar saat bangun di pagi hari. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah kebiasaan ini sepenuhnya aman dan direkomendasikan oleh para ahli kesehatan?
Baca juga: Perpustakaan Seskoad Sediakan 42 Ribu Koleksi untuk Perwira
Menanggapi tren ini, dr. Adam Prabata, seorang dokter sekaligus edukator kesehatan, memberikan pandangan medis yang lebih komprehensif melalui edukasi di media sosial pribadinya. Ia menekankan pentingnya memperhatikan waktu konsumsi buah yang kaya manfaat ini.
Menurut dr. Adam, meskipun semangka menawarkan segudang manfaat, waktu konsumsinya dapat memengaruhi kualitas istirahat malam. Kadar air yang sangat tinggi dalam semangka, jika dikonsumsi sesaat sebelum tidur, dapat menjadi masalah.
“Semangka adalah buah yang mengandung 91–92% air, sehingga menjadi salah satu buah yang bisa membantu kebutuhan cairan,” ungkap dr. Adam Prabata melalui kutipan di akun media sosialnya.
Kandungan air yang melimpah memang efektif dalam mencegah dehidrasi. Namun, dr. Adam mengingatkan bahwa konsumsi berlebihan pada waktu yang tidak tepat, terutama menjelang tidur, berpotensi mengganggu siklus istirahat.
“TAPI HATI-HATI kalau makan semangka kebanyakan sebelum tidur malah bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil di malam hari, yang justru dapat mengganggu kualitas tidur,” tambah dr. Adam Prabata.
Kondisi sering terbangun untuk buang air kecil di malam hari, atau nokturia, dapat memecah fase tidur nyenyak. Akibatnya, alih-alih bangun dengan segar, seseorang justru bisa merasa lelah dan mengantuk di hari berikutnya karena tidur yang terganggu.
Meskipun demikian, dr. Adam tidak sepenuhnya menampik manfaat semangka untuk relaksasi. Ia menjelaskan bahwa buah semangka mengandung zat mikro yang memiliki efek menenangkan pada sistem saraf manusia. Zat ini, secara teori, dapat mendukung proses relaksasi sebelum tidur.






