DEMA PTKIN Gelar Pengabdian Masyarakat Serentak Nasional

Pendidikan13 Views

GueBerita.com – Kementerian Sosial telah membuka pintu kolaborasi dengan para mahasiswa untuk memperkuat program Sekolah Rakyat.

Ajakan ini disampaikan secara langsung kepada Aliansi Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN) se-Indonesia. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Selasa, 19 Mei 2026, menjadi momentum bagi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, untuk mendorong mahasiswa PTKIN agar terlibat aktif dalam mendampingi masyarakat di sekitar Sekolah Rakyat melalui program pengabdian.

Gus Ipul mengajak Aliansi DEMA PTKIN se-Indonesia untuk bersinergi dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Beliau memberikan contoh bagaimana mahasiswa dari PTKIN seluruh Indonesia yang sedang melaksanakan program pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah atau desa yang memiliki Sekolah Rakyat, dapat turut serta mendampingi dan bertindak sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dan Sekolah Rakyat.

Baca juga: Festival 1001 Malam Pemkot Madiun Sambut Iduladha untuk UMKM

“Nah itu kalau bisa pendampingan di sana, mengajar terus memberdayakan masyarakat sekitar, jadi menyambungkan masyarakat sekitar dengan Sekolah Rakyat. Biar enggak putus juga, dimana masyarakat dan Sekolah Rakyat itu menyatu,” ujar Gus Ipul, menekankan pentingnya integrasi antara masyarakat dan lembaga pendidikan tersebut.

Gus Ipul berharap kolaborasi melalui program pengabdian masyarakat mahasiswa ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Ia juga mengusulkan agar kegiatan ini dilakukan secara bergantian oleh mahasiswa yang melaksanakan KKN, sehingga dapat memberikan dampak yang nyata dan positif bagi masyarakat serta keberlangsungan Sekolah Rakyat.

Senada dengan pandangan Gus Ipul, Koordinator Pusat Aliansi DEMA PTKIN, Miftahul Rizqi, menyampaikan bahwa beberapa program Aliansi DEMA PTKIN juga akan difokuskan pada bidang sosial. Fokus ini direncanakan untuk satu hingga dua tahun ke depan, pasca-pelantikan dan pengukuhan pengurus yang akan diselenggarakan di Bandung pada Kamis, 21 Mei mendatang.

“Beberapa programnya di antaranya ada pengabdian secara serentak nasional, di berbagai di universitas, ini kita rencanakan untuk bagaimana mereka bisa menyentuh terhadap masyarakatnya,” jelas Rizqi mengenai rencana kegiatan.

Rizqi lebih lanjut menjelaskan bahwa Aliansi DEMA PTKIN terbagi dalam lima wilayah kepengurusan. Wilayah tersebut meliputi Jawa-Nusa Tenggara, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku-Papua. Perlu diketahui, PTKIN sendiri merupakan perguruan tinggi keagamaan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, mencakup institusi seperti Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Kolaborasi antara Kementerian Sosial dan DEMA PTKIN diprediksi akan mampu memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat. Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan dapat semakin memperkuat peran serta kontribusi mahasiswa dalam upaya pembangunan sosial di masyarakat.