Samsung Percepat Pengiriman Sampel Chip HBM4E untuk Pasar Memori AI

Teknologi16 Views

GueBerita.com – Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, secara resmi mengumumkan dimulainya pengiriman sampel produk memori bandwidth tinggi (High Bandwidth Memory/HBM) terbarunya kepada para pelanggan global pada Jumat, 29 Mei 2026.

Langkah agresif ini dilakukan lebih cepat dari jadwal para pesaingnya, sekaligus memicu lonjakan signifikan pada harga saham perusahaan. Produk mutakhir yang mulai didistribusikan tersebut adalah chip HBM4E 12-lapis.

Samsung mengklaim komponen baru ini menawarkan peningkatan performa kecepatan yang luar biasa, yaitu lebih dari 20% lebih tinggi dibandingkan dengan generasi pendahulunya, HBM4.

Baca juga: Kado Spesial Sheila on 7 untuk Sheilagank: Sebuah Lagu Sederhana

Demi mencapai performa ekstrem tersebut, Samsung memadukan teknologi proses DRAM 1c terbaru mereka yang merupakan DRAM generasi keenam kelas 10 nanometer dengan komponen logic die berbasis proses fabrikasi (foundry) 4 nanometer milik internal perusahaan.

Peluncuran kilat ini menjadi strategi krusial bagi Samsung untuk merebut kembali momentum di pasar HBM global. Sebelumnya, posisi Samsung sempat tertinggal dari para rival beratnya seperti SK Hynix dan Micron dalam hal memasok chip memori kecerdasan buatan (artificial intelligence) tingkat lanjut, khususnya untuk raksasa cip dunia, Nvidia.

Menariknya, langkah ini diambil hanya berselang tiga bulan setelah Samsung mengirimkan sampel chip HBM4 pertamanya pada Februari lalu. Akselerasi produk ini sejalan dengan target yang sempat diungkapkan manajemen pada April lalu untuk mulai mendistribusikan sampel HBM4E pada kuartal kedua tahun ini.

Sejumlah korporasi raksasa di sektor AI seperti Nvidia, AMD, dan Google merupakan deretan pelanggan utama yang sangat membutuhkan chip memori canggih ini untuk memperkuat server dan prosesor AI mereka.

Kabar baik ini langsung disambut positif oleh lantai bursa. Saham Samsung Electronics terpantau melonjak hingga 6,5% pada perdagangan pagi hari Jumat, jauh melampaui indeks acuan KOSPI yang hanya naik 2,3%.

Di sisi lain, saham kompetitornya, SK Hynix, hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 1,2% pada waktu yang sama. Optimisme investor tidak hanya didorong oleh peluncuran chip baru, tetapi juga didongkrak oleh kabar kemitraan strategis dengan startup AI terkemuka, Anthropic.

Dalam putaran pendanaan terbarunya, Anthropic yang kini bernilai $965 miliar secara eksplisit menunjuk Samsung, Micron, dan SK Hynix sebagai mitra infrastruktur penting untuk memasok komponen memori, penyimpanan, dan chip logika.

Dari ketiga perusahaan tersebut, hanya Samsung yang disebut secara spesifik memiliki kapabilitas dalam memproduksi chip logika (logic chip). Hal ini memicu spekulasi kuat bahwa Samsung berpotensi mengamankan lebih banyak kontrak bisnis foundry baru, menyusul kesuksesan kesepakatan pasokan senilai $16,5 miliar dengan Tesla tahun lalu.