Jepang Uji Obat Penumbuh Gigi Alami

Teknologi14 Views

GueBerita.com – Perkembangan medis yang signifikan tengah terjadi di Jepang, di mana tim peneliti dari Toregem Biopharma berkolaborasi dengan Universitas Kyoto dalam pengembangan obat inovatif bernama TRG-035.

Obat ini dilaporkan memiliki potensi untuk merangsang pertumbuhan kembali gigi manusia secara alami, menawarkan solusi baru bagi individu yang sebelumnya harus mengandalkan gigi palsu atau implan.

Informasi ini dikonfirmasi oleh dr. Adam Prabata, seorang dokter dan pendidik kesehatan, melalui unggahannya di platform X pada 10 Mei. Ia menyatakan bahwa Jepang telah mengambil langkah konkret dalam teknologi regenerasi gigi.

“Kabar baik untuk kalian yang jujur! Jepang telah melakukan uji klinis fase 1 pertama di dunia untuk obat regenerasi gigi alami bernama TRG-035,” tulis dr. Adam.

Secara biologis, manusia memiliki “tunas gigi laten” atau tunas gigi yang tidak aktif di dalam gusi. Hingga kini, pertumbuhan tunas ini terhambat oleh protein yang dikenal sebagai USAG-1 (uterine sensitization-associated gene-1).

Obat TRG-035 dirancang untuk memblokir protein USAG-1 ini. Dengan hilangnya hambatan alami tersebut, tunas gigi yang tidak aktif diharapkan akan terstimulasi untuk kembali aktif dan berkembang menjadi gigi baru yang fungsional.

Sebelum diuji coba pada manusia, obat ini telah berhasil menunjukkan kemampuannya dalam menumbuhkan gigi pada hewan percobaan seperti tikus dan musang, tanpa menimbulkan efek samping yang serius.

Uji klinis fase pertama telah dimulai di Rumah Sakit Universitas Kyoto sejak akhir tahun 2024 dan dijadwalkan berlangsung hingga Agustus 2025. Percobaan ini melibatkan 30 orang dewasa sehat, berusia antara 30 hingga 64 tahun, yang mengalami kehilangan setidaknya satu gigi geraham.

Jika seluruh tahapan uji klinis berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, TRG-035 diperkirakan akan tersedia untuk penggunaan medis secara luas pada tahun 2030.

Fokus utama dari terapi ini adalah untuk membantu individu yang mengalami kondisi kehilangan gigi bawaan (agenesis gigi), serta orang dewasa yang kehilangan gigi akibat kerusakan atau kecelakaan.

Baca juga: Ayu Ting Ting Berencana ke Korea untuk Perayaan Ulang Tahun BTS

Penemuan ini menandai sebuah kemajuan penting, mengingat bahwa kehilangan gigi pada orang dewasa secara umum dianggap sebagai kondisi permanen yang hanya dapat diatasi melalui prosedur medis yang invasif seperti implan.