GueBerita.com – Perayaan Hari Raya Iduladha selalu identik dengan tradisi pengolahan daging kurban, baik sapi maupun kambing, menjadi berbagai hidangan khas seperti sate, gulai, hingga rendang.
Kendati menjadi momen kebersamaan yang dinanti, konsumsi daging merah dalam jumlah besar secara beruntun memicu perhatian medis karena adanya risiko kesehatan, khususnya lonjakan kadar kolesterol dan tekanan darah.
Untuk mengantisipasi dampak negatif tersebut, terdapat sejumlah langkah preventif yang dapat diterapkan masyarakat dalam mengolah dan mengonsumsi hidangan kurban agar tetap aman bagi tubuh.
Baca juga: Pameran Otomotif IIMS Surabaya 2026: Kia Tampilkan Model Unggulan dan Booth Interaktif
Langkah antisipasi pertama dapat dilakukan sejak proses persiapan di dapur, yaitu dengan memisahkan bagian lemak yang menempel pada daging sebelum dimasak.
Untuk daging sapi, pemilihan bagian yang rendah lemak seperti paha atau gandik sangat disarankan guna menekan kadar kolesterol jahat.
Selain pemilihan bahan, metode memasak juga memegang peranan penting, hidangan berbasis santan kental seperti gulai dan tongseng diketahui memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi jika dipanaskan dalam waktu lama.
Sebagai alternatif yang lebih sehat, masyarakat diimbau untuk mengombinasikan menu dengan teknik memanggang, mengolahnya menjadi sup bening, atau menumis dengan menggunakan sedikit minyak nabati sehat.
Pola penyajian di piring juga perlu diperhatikan dengan mengedepankan prinsip gizi seimbang, konsumsi daging merah sebaiknya selalu didampingi oleh sayuran segar dan buah-buahan seperti timun, tomat, semangka, nanas, atau jeruk.
Kandungan serat pada buah dan sayur berfungsi efektif untuk mengikat lemak di dalam sistem pencernaan sebelum diserap oleh tubuh.
Faktor lain yang tidak kalah krusial adalah pembatasan porsi dan pengaturan jam makan, masyarakat disarankan tidak mengonsumsi makanan berat berbahan daging menjelang waktu tidur malam, dengan memberikan jeda minimal 2 hingga 3 jam agar kerja sistem pencernaan tetap optimal.
Terakhir, hidangan Iduladha sebaiknya tidak ditutup dengan minuman manis atau es sirup secara berlebihan.






