Jalan Piyungan Tertutup Debu Putih Akibat Truk Tronton Terguling

Viral18 Views

GueBerita.com – Kondisi Jalan Jogja-Wonosari yang diselimuti debu putih pekat menjadi viral di media sosial pada Minggu, 24 Mei 2026.

Debu tersebut terlihat menyelimuti kawasan tikungan Bokong Semar, Tambalan, Srimartani, Piyungan, Bantul, sehingga sangat mengganggu jarak pandang para pengendara.

Salah satu unggahan yang menarik perhatian dibagikan melalui akun Instagram @merapi_uncover. Unggahan tersebut menampilkan para pengendara yang terpaksa melaju perlahan di tengah kepulan debu putih yang tebal.

Dalam unggahan tersebut, para warganet memberikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan disarankan untuk menggunakan masker saat melintas di area tersebut, baik yang menuju arah Gunungkidul maupun Yogyakarta.

Video lain yang diunggah oleh akun Instagram @aqmarina_afira memperlihatkan upaya petugas pemadam kebakaran yang sedang melakukan penyemprotan jalan. Tindakan ini dilakukan untuk membantu mengurangi dan membersihkan debu yang mengganggu di lokasi kejadian.

Sementara itu, akun Instagram @anto.ilyas menampilkan sejumlah pengendara yang memilih untuk berhenti sejenak. Mereka menunggu hingga proses pembersihan jalan selesai dilakukan agar dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Baca juga: ASEAN Perluas Upaya Pengurangan Metana dengan Program AKCMM di Indonesia

Debu putih yang memenuhi jalan tersebut diduga berasal dari muatan serbuk kapur atau mill yang tumpah. Muatan ini tumpah setelah sebuah truk tronton mengalami kecelakaan tunggal di jalur tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, memberikan keterangan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026, sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, truk yang dikemudikan oleh RS (61), seorang warga asal Wonosobo, sedang melaju dari arah Gunungkidul menuju Yogyakarta. Namun, di tengah perjalanan, pengemudi kehilangan kendali di area jalan yang menurun dan memiliki tikungan tajam, yang akhirnya menyebabkan truk terguling.

Akibat dari insiden kecelakaan ini, pengemudi truk dan keneknya dilaporkan mengalami luka-luka. Keduanya segera dilarikan ke RSI PDHI Kalasan untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Pihak Satlantas Bantul mengonfirmasi bahwa proses evakuasi truk serta pembersihan material yang tumpah di lokasi kejadian telah berhasil diselesaikan. Pekerjaan ini dilakukan bersama dengan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran.