GueBerita.com – Industri musik pop Korea Selatan, atau yang lebih dikenal dengan K-Pop, telah melampaui sekadar rilis musik digital. Kini, fenomena K-Pop secara signifikan memengaruhi lanskap fisik dan pergerakan di wilayah perkotaan.
Sebuah laporan terkini dari Korea Broadcast Advertising Corporation (KOBACO) mengklasifikasikan aktivitas terbaru dari grup idola BTS sebagai sebuah “city event”. Klasifikasi ini diberikan karena kemampuan grup tersebut dalam menggerakkan ruang publik dan sistem transportasi kota secara simultan.
Analisis yang dilakukan oleh KOBACO ini didasarkan pada respons masyarakat terhadap dua tayangan Netflix yang menampilkan BTS. Kedua tayangan tersebut adalah siaran langsung BTS Comeback Live: Arirang dan film dokumenter BTS: The Return.
Baca juga: Pendapatan JYP Entertainment Melonjak 32,1 Persen Berkat Tur Dunia
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa kedua konten ini berhasil memicu pola interaksi publik yang berbeda, baik di ranah fisik maupun digital.
Khususnya pada penayangan BTS Comeback Live: Arirang, lonjakan perhatian publik secara langsung berimbas pada diskusi intensif terkait infrastruktur perkotaan, baik yang bersifat digital maupun fisik.
Sebelum acara siaran langsung tersebut dimulai, kata kunci yang paling banyak dicari dan dibicarakan di dunia maya meliputi “Gwanghwamun”, “konser”, “tiket”, dan “transportasi”. Hal ini mengindikasikan adanya antisipasi dan perencanaan yang berkaitan dengan acara tersebut.
Namun, setelah penayangan berlangsung, laporan KOBACO mencatat adanya pergeseran fokus percakapan publik. Diskusi beralih ke situasi nyata yang terjadi di lapangan, mencakup aspek-aspek seperti kondisi kemacetan lalu lintas, pengaturan rekayasa lalu lintas, hingga manajemen sistem transportasi massal.
Sementara itu, konten dokumenter BTS: The Return menghasilkan bentuk keterlibatan publik yang berbeda, cenderung lebih mendalam dari segi substansi.
Meskipun jumlah unggahan atau percakapan terkait film dokumenter ini tercatat lebih sedikit dibandingkan siaran langsung, interaksi antar-pengguna terpantau jauh lebih aktif. Diskusi yang terjadi berlangsung lebih panjang dan mendalam, membahas berbagai aspek seperti makna lirik lagu, pesan emosional yang disampaikan, hingga interpretasi terhadap perjalanan karier dan artistik grup BTS.






