Anies Baswedan Jadi Penasihat Komisi Kerajaan Saudi, Dorong Peningkatan Kualitas Kota Indonesia

Nasional16 Views

GueBerita.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kini mengemban tugas baru sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh atau Royal Commission for Riyadh City (RCRC) di Arab Saudi.

Penunjukan ini terjadi dalam rangkaian agenda Riyadh Competitiveness Forum (RCF), di mana Anies turut duduk bersama para pakar dari berbagai sektor dan negara di dunia.

Pertemuan strategis ini menghadirkan para ahli dengan latar belakang yang sangat beragam. Mereka terdiri dari para ekonom, pejabat publik, pemimpin kota, kepala lembaga riset, hingga praktisi industri terkemuka.

Para anggota dewan penasihat ini berasal dari berbagai negara, mencakup Indonesia, Singapura, Tiongkok, Afrika Selatan, Kanada, dan tentunya tuan rumah Arab Saudi.

Dalam forum tersebut, Anies Baswedan membagikan pengalaman dan rekam jejaknya selama memimpin Jakarta, khususnya terkait upaya transformasi sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Sistem transportasi yang telah berhasil dikembangkan di Jakarta ini kini menjadi sorotan dan dianggap sebagai salah satu tolok ukur penting dalam pembangunan kota-kota modern di tingkat global.

Kehadiran para tokoh internasional dalam forum ini menegaskan sebuah prinsip fundamental: pembangunan kota masa depan yang berkelanjutan tidak bisa dilakukan secara terisolasi.

Proses pembangunan kota yang ideal memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antarnegara, lintas disiplin ilmu, serta pertukaran pengalaman nyata antar-kota di seluruh dunia.

Menanggapi keragaman latar belakang para anggota dewan penasihat yang berkumpul, Anies Baswedan menyampaikan pandangannya mengenai esensi utama dalam proses pembangunan sebuah kota.

“Satu majelis, banyak dunia. Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC) mempertemukan orang-orang dari latar belakang yang sangat berbeda, ada yang ekonom, pejabat publik, pemimpin kota, pemimpin lembaga riset, hingga praktisi industri. Mereka datang dari Indonesia, Singapura, Tiongkok, Afrika Selatan, Kanada, hingga Arab Saudi sendiri,” ungkap Anies Baswedan.

Anies menilai bahwa forum ini merupakan wadah yang sangat berharga. Setiap perwakilan membawa kisah sukses maupun tantangan yang dihadapi oleh kota mereka masing-masing.

Baca juga: Traveling Lebih dari Sekadar Liburan, Studi Ungkap Manfaatnya untuk Melawan Penuaan

Diskusi bersama mengenai pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masa depan pembangunan kota Riyadh.