PKL dan Pemkot Madiun Bersinergi Jaga Keindahan Kota Demi Dagangan Laris

News41 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan tata kota yang tertata rapi, sembari tetap memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat kecil. Melalui Dinas Perdagangan, Pemkot Madiun kembali mengadakan kegiatan pembinaan yang ditujukan khusus bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL). Acara ini berlangsung di aula Kantor Dinas Perdagangan pada Selasa, 30 Juni.

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, hadir sebagai narasumber utama. Beliau secara tegas menyampaikan pentingnya peran serta aktif dari para pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar area tempat mereka berdagang.

Pemerintah Kota Madiun menegaskan bahwa aktivitas perdagangan kaki lima tetap diizinkan untuk beroperasi secara normal. Namun demikian, kebersihan lapak dagangan dan area sekitarnya menjadi sebuah keharusan yang harus diprioritaskan.

Upaya menjaga kebersihan ini bukan semata-mata untuk memenuhi aspek estetika kota. Lebih dari itu, kebersihan memiliki dampak langsung terhadap kelancaran dan keberhasilan bisnis para pedagang itu sendiri. Lingkungan yang bersih dan nyaman secara otomatis akan menarik minat konsumen untuk datang dan bahkan kembali lagi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tidak tinggal diam. Berbagai dinas terkait di lingkungan Pemkot Madiun memiliki tanggung jawab untuk menata kawasan kuliner maupun area berjualan PKL. Tujuannya adalah untuk menciptakan zonasi yang bersih, rapi, dan didukung oleh fasilitas umum yang memadai.

Selain itu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga didorong untuk aktif menyelenggarakan berbagai acara atau kegiatan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keramaian dan menarik lebih banyak pengunjung ke pusat-pusat jualan PKL.

“Tentu ada beberapa informasi dari Pemerintah Kota Madiun terkait perkembangan terkini yang perlu dipahami oleh teman-teman PKL. Salah satunya adalah mengenai kebersihan. Di sisi lain, pemerintah juga harus berperan aktif dalam menjaga kawasan PKL agar menjadi kawasan yang laris,” ujar Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.

Acara pembinaan ini juga dihadiri oleh para camat dan lurah dari seluruh penjuru Kota Madiun. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi pemerintah, sehingga poin-poin penting dari pembinaan ini dapat disosialisasikan secara luas kepada para PKL di wilayah masing-masing.

Selain penekanan pada aspek sanitasi dan kebersihan, para pelaku usaha mikro ini juga mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya memiliki Tanda Daftar Usaha (TDU). Kepemilikan TDU ini merupakan bentuk legalitas resmi yang mengakui keberadaan usaha yang mereka jalankan. (*)