Peringati HAN 2026, KAI Daop 8 Surabaya Edukasi Profesi Kereta Api Melalui Nonton Bareng Film Anak

News6 Views

GueBerita.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyelenggarakan rangkaian acara yang memadukan unsur edukasi dan hiburan bagi generasi penerus bangsa.

Inisiatif ini dirancang sebagai sarana untuk memperkenalkan dunia perkeretaapian secara lebih dekat kepada anak-anak. Melalui serangkaian kegiatan interaktif, KAI berupaya menanamkan rasa cinta terhadap moda transportasi publik sejak dini dengan cara yang edukatif dan berkesan.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2026, ini diawali dengan aksi sapa pelanggan di Stasiun Surabaya Gubeng. Sapaan hangat diberikan kepada anak-anak yang tengah menunggu keberangkatan maupun mereka yang sedang berada dalam perjalanan di atas kereta api.

Sebagai bentuk apresiasi dan upaya berbagi kebahagiaan, pihak KAI Daop 8 Surabaya turut membagikan berbagai suvenir menarik kepada para penumpang cilik beserta keluarganya. Gestur sederhana ini diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi anak-anak saat menggunakan jasa kereta api.

Puncak dari rangkaian acara ini diselenggarakan di Cinema XXI Grand City Surabaya. Sebanyak 250 anak yang berasal dari delapan sekolah berbeda di wilayah Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan nonton bareng film anak yang telah dipersiapkan khusus.

Deputy KAI Daop 8 Surabaya, Rachmad Zaini Kurniawan, mengungkapkan bahwa momen Hari Anak Nasional adalah waktu yang ideal untuk menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan nilai edukatif. Baginya, pendidikan bagi anak-anak dapat dilakukan melalui berbagai metode kreatif di luar bangku sekolah.

Hari Anak Nasional bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak.

Zaini menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, KAI memiliki misi untuk memperkenalkan beragam profesi di sektor perkeretaapian. Harapannya, hal tersebut dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap transportasi kereta api sekaligus memberikan inspirasi mengenai pentingnya sinergi antarprofesi dalam mewujudkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu.

Dalam sesi edukasi yang disajikan, para peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai berbagai peran penting di lingkungan operasional kereta api. Pengenalan profesi tersebut meliputi:

  • Masinis, sebagai pengendali operasional kereta.
  • Kondektur, yang bertanggung jawab atas ketertiban di dalam rangkaian.
  • Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), yang menjaga keamanan area stasiun dan jalur.
  • Prama dan prami, yang memberikan layanan prima kepada penumpang.
  • Customer Service, sebagai garda terdepan dalam pelayanan informasi.

Para peserta didik tidak hanya mendengar penjelasan secara teori, tetapi juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan para petugas. Mereka dapat bertanya mengenai tanggung jawab masing-masing profesi dan memahami bagaimana kolaborasi antarprofesi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan bagi pelanggan setia KAI.

Kegiatan ini pun semakin meriah dengan adanya sesi fun game interaktif. Permainan yang dirancang khusus untuk anak-anak ini bertujuan untuk mengasah kreativitas, memupuk semangat kerja sama atau kekompakan, serta membangun keberanian anak dalam mengekspresikan diri di depan publik.

Secara keseluruhan, inisiatif yang dilakukan oleh KAI Daop 8 Surabaya ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dengan memperkenalkan dunia kerja sejak dini, diharapkan anak-anak mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat bagi masa depan mereka sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap transportasi publik kebanggaan Indonesia.

Keberhasilan acara ini mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat, baik antara pihak internal KAI maupun dukungan dari pihak sekolah yang telah mengirimkan siswanya. KAI Daop 8 Surabaya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk terus memberikan kontribusi positif bagi pendidikan karakter anak-anak di tanah air.