Larangan Perangkat Holeshot di MotoGP Mulai GP Belanda, Grid Start Berubah Mulai Sachsenring

Otomotif5 Views

GueBerita.com – Komisi Grand Prix (GPC) telah mengonfirmasi serangkaian perubahan signifikan yang akan segera diterapkan dalam ajang MotoGP, menyusul keputusan terbaru yang dikeluarkan.

Perubahan paling mencolok adalah larangan penggunaan perangkat holeshot. Perangkat yang berfungsi untuk menurunkan posisi motor saat start balapan ini, secara resmi tidak akan diizinkan lagi penggunaannya mulai akhir pekan ini, tepatnya pada gelaran GP Belanda di sirkuit legendaris Assen.

Meskipun sebelumnya diberitakan bahwa larangan ini akan berlaku seiring dengan perubahan regulasi besar-besaran pada musim depan, GPC memutuskan untuk mempercepat implementasinya. Keputusan ini diambil setelah perangkat holeshot menjadi topik perdebatan hangat di berbagai seri Grand Prix musim ini.

Selain larangan perangkat holeshot, GPC juga mengumumkan pembaruan terkait tata letak atau starting grid. Perubahan ini akan mulai diberlakukan pada GP Jerman, dan dampaknya akan dirasakan oleh seluruh kelas balap, tidak terbatas pada kategori MotoGP saja.

Penyesuaian utama pada starting grid adalah peningkatan jarak antar pembalap. Jarak vertikal antar baris pembalap akan diperluas dari tiga meter menjadi empat meter. Perubahan ini secara otomatis akan mengubah jarak antar baris dari sembilan meter (tiga pembalap per baris, tiga baris) menjadi dua belas meter (tiga pembalap per baris, empat baris).

Meskipun jumlah pembalap per baris tetap tiga orang, peningkatan jarak antar mereka bertujuan untuk meningkatkan aspek keselamatan, terutama pada momen krusial saat start balapan yang seringkali diwarnai persaingan ketat.

Lebih lanjut, GPC juga menetapkan pembatasan jumlah motor yang dapat diturunkan oleh setiap pabrikan di lintasan. Mulai musim 2028, tidak ada satu pabrikan pun yang diizinkan untuk mendaftarkan lebih dari enam motor dalam sebuah balapan. Regulasi ini secara implisit membatasi pabrikan untuk memasok motor kepada maksimal dua tim satelit, di samping tim pabrikan mereka sendiri.

Saat ini, tim Ducati menjadi satu-satunya pabrikan yang telah menerapkan kebijakan menurunkan enam motor, yang terdiri dari tim pabrikan dan dua tim satelit. Namun, dengan adanya aturan baru ini, pembatasan enam motor akan menjadi standar wajib bagi seluruh pabrikan mulai musim 2028.