GueBerita.com – Zoox, perusahaan kendaraan otonom besutan Amazon, telah mendapatkan lampu hijau dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat untuk mengoperasikan robotaxi secara komersial dalam skala terbatas, di mana kendaraan tersebut dirancang tanpa kemudi, pedal, maupun kursi pengemudi.
Izin ini memberi wewenang kepada Zoox untuk menarik tarif bagi penumpang setelah perusahaan mengantongi restu dari pemerintah negara bagian serta otoritas lokal terkait, sebagaimana dilaporkan pada Jumat (31/7).
Dalam ketetapan tersebut, NHTSA memberikan dispensasi khusus terhadap regulasi federal yang selama ini mewajibkan setiap kendaraan bermotor dilengkapi kontrol manual, seperti setir dan pedal.
Administrator NHTSA, Jonathan Morrison, menuturkan bahwa sistem keamanan yang dikembangkan Zoox telah mencukupi standar yang ditentukan. Meski begitu, implementasi layanan akan dilaksanakan secara bertahap demi menjamin operasional sistem kemudi otonom tetap berjalan dengan aman.
Berdasarkan keterangan NHTSA, Zoox diperbolehkan mengerahkan maksimal 2.500 unit kendaraan setiap tahunnya selama periode dua tahun ke depan dalam skema penerapan komersial tersebut.
Walau demikian, NHTSA tetap menginstruksikan Zoox untuk menyerahkan laporan berkala mengenai insiden kecelakaan atau kondisi di mana kendaraan berhenti secara tidak wajar di tengah jalan.
Pencapaian ini menandai babak baru bagi sektor kendaraan otonom, mengingat Zoox merancang robotaxi dengan tata letak kabin berhadapan tanpa kendali manual, yang mampu dipacu hingga kecepatan sekitar 120 kilometer per jam.
Di sisi lain, kelompok pemerhati keselamatan jalan raya, Advocates for Highway and Auto Safety, mengutarakan keresahannya karena Zoox dianggap belum memaparkan data yang memadai untuk menjamin keamanan armada tersebut saat melintas di jalan raya.
Sebelumnya, Zoox sempat melakukan penarikan kembali terhadap 105 kendaraan otonom untuk melakukan pembaruan perangkat lunak. Langkah tersebut diambil setelah ditemukan potensi kegagalan sistem dalam mendeteksi asap tebal saat situasi darurat, menyusul surat dari NHTSA yang mendesak para pengembang kendaraan otonom agar segera menuntaskan kendala yang dapat mengganggu kinerja aparat penegak hukum serta petugas tanggap darurat. (*)






