GueBerita.com – Jagat maya baru-baru ini diramaikan oleh rekaman video penampilan kelompok drumband dalam acara lingkungan sekolah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Unggahan yang beredar luas di berbagai platform media sosial tersebut memicu perdebatan hangat di kalangan warganet terkait konsep busana dan koreografi yang ditampilkan.
Berdasarkan laporan yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.beriita pada Kamis (25/6), peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian acara Gebyar Muharram ke-16 yang diselenggarakan bersama oleh pihak Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) NU Mranggen.
Agenda tahunan tersebut diketahui berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026. Rekaman pertunjukannya baru menjadi viral beberapa hari setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
Dalam potongan video yang beredar, sejumlah siswi yang menjadi bagian dari tim drumband tampak membawakan koreografi modern dengan mengenakan kostum seragam bernuansa putih-biru, berpakaian rok di atas lutut.
Kombinasi gaya busana serta gerakan tari di atas lapangan terbuka inilah yang kemudian mengundang sorotan tajam dari publik.
Sebagian besar respons warganet di kolom komentar menilai bahwa pemilihan pakaian serta konsep penampilan tersebut kurang selaras jika ditempatkan pada lingkungan institusi pendidikan Islam, terlebih dalam momentum perayaan hari besar keagamaan.
Di sisi lain, fenomena ini memicu diskusi yang lebih luas di internet mengenai batasan ruang ekspresi seni bagi pelajar, standarisasi pakaian dalam kegiatan formal sekolah, hingga fungsi pengawasan dari pihak penyelenggara acara.






