GueBerita.com – Keputusan mengejutkan datang dari Komite Disiplin FIFA terkait status striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. Ia kini dapat diturunkan dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia yang dijadwalkan pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 07.00 WIB di Stadion Seattle.
Pembaruan status Balogun ini disampaikan oleh Komite Disiplin FIFA pada hari Minggu. Penyerang berusia 25 tahun yang lahir di New York ini telah menunjukkan performa impresif dengan mencetak tiga gol untuk timnas AS di turnamen akbar tersebut.
“Berdasarkan Pasal 27 FDC, pelaksanaan larangan pertandingan otomatis terhadap pemain AS Folarin Balogun ditangguhkan untuk masa percobaan selama satu (1) tahun,” demikian bunyi pernyataan resmi FIFA seperti yang dikutip.
Sebelumnya, Balogun harusnya absen dalam laga krusial tersebut. Ia menerima kartu merah pada menit ke-64 dalam pertandingan babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina, yang akhirnya dimenangkan oleh AS dengan skor 2-0.
Keputusan FIFA menangguhkan hukuman Balogun ini memicu gelombang kritik keras. Banyak pihak merasa keputusan tersebut tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku dan berpotensi menguntungkan skuad asuhan Mauricio Pochettino.
Menurut regulasi, kartu merah yang diterima Balogun seharusnya membuatnya otomatis menjalani sanksi skorsing pada pertandingan berikutnya. Namun, dengan adanya penangguhan ini, ia kini dinyatakan bebas dari hukuman.
Situasi ini semakin memanas dengan adanya laporan dari The New York Times yang mengindikasikan kemungkinan adanya campur tangan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Disebutkan bahwa Trump melakukan komunikasi telepon dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Dalam percakapan tersebut, Trump diduga kuat meminta adanya keringanan hukuman bagi Balogun. Tujuannya agar striker andalan tim berjuluk The Yanks ini tetap bisa memperkuat tim nasionalnya di babak 16 besar.






