Camilan Khas Korea Kini Beralih Fungsi Jadi Penghangat Tangan dan Peralatan Makan

Lifestyle36 Views

GueBerita.com – Industri kuliner Korea Selatan kini tengah mengalami pergeseran tren yang signifikan. Fokus inovasi tidak lagi semata pada cita rasa, melainkan merambah ke ranah gaya hidup. Sejumlah merek camilan legendaris Korea, yang populer dikenal sebagai K-snack, kini bertransformasi menjadi produk sehari-hari yang unik dan menarik.

Inisiatif ini mencakup berbagai produk, mulai dari peralatan makan keramik yang estetik, perangkat penghangat tangan elektronik, hingga buku cerita anak-anak. Tujuannya adalah untuk membangkitkan nostalgia sekaligus menarik minat generasi muda.

Salah satu gebrakan paling mencolok datang dari Binggrae. Minuman legendaris mereka, Susu Rasa Pisang, yang akrab disapa “Ttungba” karena bentuk botolnya yang khas, kini hadir dalam wujud set peralatan makan keramik yang terdiri dari lima bagian. Produk ini merupakan hasil kolaborasi Binggrae dengan merek keramik premium, Yido Onhwa.

Ketika disusun, set keramik ini akan membentuk replika botol susu pisang ikonik yang terinspirasi dari guci bulan tradisional dari era Kerajaan Joseon. Namun, ketika dipisahkan, setiap wadah bertransformasi menjadi peralatan makan individual yang fungsional.

Set peralatan makan tersebut terdiri dari mangkuk nasi, mangkuk sup, mangkuk lauk, piring, dan mangkuk saus kecil. Merchandise unik ini dirilis melalui platform crowdfunding Wadiz dan berhasil mengumpulkan dana sebesar 650 juta won, yang setara dengan sekitar 470.000 dolar AS.

Meskipun awalnya ditujukan untuk pasar domestik, produk ini memicu minat masif dari ribuan peminat di luar negeri, termasuk dari Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura. Hal ini menunjukkan daya tarik global dari rekreasi produk camilan ikonik Korea.

Selain peralatan makan, tren transformasi K-snack ini juga merambah ke dunia teknologi yang praktis untuk dibawa bepergian. Haetae Ice, sebuah anak perusahaan Binggrae, bekerja sama dengan merek aksesori IT, Miniduct, untuk meluncurkan SsangSsang Bar Hand Warmer Power Bank.

Alat ini berfungsi ganda sebagai penghangat tangan dan pengisi daya portabel. Desainnya meniru persis bentuk es krim cokelat stik kembar yang legendaris, bahkan dilengkapi dengan aroma cokelat yang khas. Inovasi ini menggabungkan fungsi teknologi dengan elemen nostalgia.

Langkah serupa juga diikuti oleh Orion. Produk Cham Bungeoppang, camilan kue berbentuk ikan yang sangat populer di Korea, diubah menjadi power bank penghangat tangan dengan desain yang menggemaskan. Produk ini dilaporkan habis terjual sebanyak 8.000 unit hanya dalam waktu empat hari setelah peluncurannya.

Upaya Orion tidak berhenti pada produk fisik semata. Perusahaan ini juga melebarkan sayapnya ke ranah hiburan dan literasi. Mereka merilis buku cerita bergambar anak-anak yang mengadaptasi karakter dari dua camilan legendaris mereka yang telah eksis sejak tahun 1984: Choco Songi dan Goraebap (kerupuk ikan berbentuk paus).

Bekerja sama dengan penerbit Kim Young-sa, buku cerita ini dirancang untuk menyasar pembaca dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa yang memiliki kerinduan nostalgia terhadap camilan tersebut. Inisiatif ini menunjukkan strategi multi-platform dalam memanfaatkan popularitas merek camilan.