Sopir Truk Berbakti Antar Adiknya Lulus Kuliah Meski Dulu Diremehkan

Viral3 Views

GueBerita.com – Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang kakak yang rela berjuang keras demi pendidikan adiknya.

Perempuan yang baru saja menyelesaikan sidang akhir kuliahnya segera menghubungi sang kakak untuk menyampaikan kabar gembira tersebut. Peran penting sang kakak dalam perjalanan pendidikan adiknya tidak bisa diremehkan.

Selama masa perkuliahan, seluruh biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh sang kakak. Ia mengambil alih peran orang tua karena ayah mereka tengah sakit-sakitan dan ibu mereka telah meninggal dunia.

Yang semakin menyentuh adalah latar belakang sang kakak. Ia diketahui hanya lulusan SMK dan profesinya sehari-hari adalah seorang sopir truk.

Ketika mendengar kabar kelulusan adiknya, sang kakak tidak kuasa menahan haru. Perjuangan yang telah ia jalani selama bertahun-tahun akhirnya terbayarkan dengan manis.

Di awal perjalanan pendidikan sang adik, keluarga mereka bahkan sempat menghadapi pandangan meremehkan. Ada pihak yang beranggapan bahwa pendidikan adiknya akan sia-sia karena statusnya sebagai perempuan, yang dianggap “pada akhirnya akan berjibaku di dapur.”

Kisah luar biasa ini dibagikan melalui akun TikTok dengan nama pengguna @arkatama993. Video yang diunggah memperlihatkan momen yang sangat emosional.

Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana sang kakak menerima telepon dari adiknya yang mengabarkan bahwa ia telah resmi lulus setelah menjalani sidang akhir.

Percakapan mereka diwarnai dengan tangis haru dan ucapan syukur yang tulus. Momen ini menjadi bukti nyata dari ikatan keluarga yang kuat dan pengorbanan yang tak ternilai.

Dalam keterangan yang menyertai unggahan video tersebut, dijelaskan lebih lanjut mengenai dedikasi sang kakak. Ia bekerja keras sebagai sopir truk untuk membiayai semua kebutuhan kuliah adiknya.

Tanggung jawab besar ini ia emban setelah ayah mereka jatuh sakit dan sang ibu berpulang ke Rahmatullah. Keputusan untuk melanjutkan pendidikan adiknya menjadi prioritas utama di tengah keterbatasan yang ada.