Dokter Spesialis Kandungan Berinisial L Diduga Aniaya Pasien, Kolegium Obgin dan KKI Bergerak

Viral4 Views

GueBerita.com – Kasus dugaan kekerasan yang menyeret seorang Dokter Spesialis Kandungan Berinisial L kini menyita perhatian khalayak luas usai curhatan korban di platform Threads tersebar luas dan menuai beragam reaksi.

Melalui akun Threads @jellyfish.45719234, korban membagikan beberapa potret yang menampilkan cedera pada area wajah, hidung, lengan, leher, serta tungkai, ditambah hasil rontgen yang mengindikasikan adanya patah tulang hidung akibat dugaan penganiayaan tersebut.

Di dalam unggahannya, korban memaparkan bahwa insiden itu bermula dari konflik personal dan menunjuk terduga pelaku sebagai seorang dokter spesialis kandungan yang melayani pasien di salah satu rumah sakit di Bekasi Barat serta rumah sakit pemerintah di kawasan Jakarta Utara.

Semenjak unggahan tersebut menjadi sorotan, beberapa warganet di kolom komentar turut membagikan pengalaman serupa yang mereka klaim dilakukan oleh oknum dokter yang sama.

Bahkan, terdapat akun yang mengaku sebagai korban lainnya dan memberikan dukungan atas keberanian korban pertama dalam membeberkan dugaan tindak kekerasan tersebut ke ruang publik.

Dokter yang cukup dikenal di media sosial, Mirza Mangku Anom, melalui Instagram Story @drg.mirza, mengimbau siapa pun yang merasa menjadi korban untuk segera melapor, sembari mengungkapkan bahwa ia telah menerima informasi dari dua individu yang mengaku mengalami kejadian serupa.

Dalam kesempatan yang sama, Mirza menganjurkan para korban agar menempuh jalur kepolisian supaya dugaan tindak kriminal ini bisa diproses menurut hukum yang berlaku.

Mirza juga menyertakan bukti tangkapan layar percakapan yang diklaim datang dari salah satu korban, yang berisi pengakuan mengenai tindakan fisik berupa penjambakan, dorongan hingga tersungkur, serta luka-luka di berbagai bagian tubuh.

Pada unggahan Instagram Story lainnya, Mirza memperlihatkan percakapan WhatsApp yang diduga berasal dari pihak Kolegium Obstetri dan Ginekologi (Obgin) perihal langkah tindak lanjut atas laporan yang masuk.

Pesan tersebut menginformasikan bahwa Kolegium Obgin beserta Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) berencana untuk menemui pihak korban dan menegaskan bahwa proses penanganan selanjutnya akan ditangani langsung oleh tim KKI.

Merujuk pada kronologi yang dipaparkan korban di Threads, dugaan penganiayaan itu berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, tepat setelah terjadi perdebatan yang dipicu oleh dugaan perselingkuhan.