Sayembara Tangkap Begal di Jabar Viral, Mahfud MD: Itu Tugas Negara

Viral3 Views

GueBerita.com – Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan tanggapan terkait lomba berhadiah atau Sayembara penangkapan pelaku begal yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Lewat siniar yang mengudara di kanal YouTube Mahfud MD Official dan dipantau pada Rabu (29/7/2026), Mahfud menilai bahwa inisiatif tersebut seyogianya tidak perlu diadakan.

Di mata Mahfud, pelibatan publik lewat skema sayembara rawan memicu perilaku anarkis di tengah-tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa penanganan tindak kriminal adalah kewajiban negara melalui institusi penegak hukum, bukan dengan menciptakan sistem penegakan hukum berbasis partisipasi warga.

Mahfud memaparkan bahwa keberadaan negara bertujuan untuk memastikan perlindungan hak asasi manusia serta menuntaskan masalah hukum sesuai koridor prosedur yang sah.

Ia pun mewanti-wanti adanya potensi salah tangkap seandainya warga bertindak gegabah terhadap pihak yang dicurigai sebagai pelaku kriminal.

Sebagai gambaran, Mahfud menceritakan kisah pribadinya saat pernah berada dalam kondisi dituduh keliru terkait dugaan pencurian gawai, yang menegaskan krusialnya mengikuti proses hukum yang tepat.

Menurutnya, jika personel keamanan dianggap kurang mencukupi, langkah yang harus diambil adalah meningkatkan kapabilitas aparat, bukannya membiarkan masyarakat mengambil alih peran penegakan hukum.

Sebelumnya, pada 24 Juli 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluncurkan sayembara bagi siapa saja yang mampu melumpuhkan pelaku begal, maling, copet, atau jambret dan membawanya ke kantor polisi dalam kondisi hidup.

Dalam pernyataan tersebut, Dedi menjanjikan imbalan dengan kisaran Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil memenuhi kriteria yang ditetapkan. (*)