GueBerita.com – Pabrikan otomotif berbasis listrik asal Tiongkok, BYD, secara resmi memperkenalkan mobil listrik kompak berlabel Racco di pasar Jepang pada Selasa, 28 Juli 2026.
Perilisan ini merupakan langkah strategis BYD untuk mendongkrak angka penjualan di Negeri Sakura, menyusul debut mereka di segmen kendaraan penumpang pada tahun 2023.
BYD mematok banderol harga untuk Racco mulai dari 1,95 juta yen sebelum dikenakan pajak serta subsidi dari pemerintah setempat.
Pihak perusahaan mengklaim bahwa harga jual mobil tersebut bisa ditekan hingga di bawah 2 juta yen setelah dikurangi pajak dan insentif pemerintah, yang dianggap sebagai ambang batas krusial dalam memikat hati konsumen Jepang.
Walaupun begitu, Nissan Sakura yang saat ini memegang takhta sebagai mobil listrik mini paling populer di Jepang masih menawarkan harga akhir yang lebih kompetitif berkat dukungan subsidi pemerintah yang lebih masif.
Pakar dari Tachibana Securities, Hiroki Ihara, berpendapat bahwa peluncuran Racco kemungkinan besar lebih difokuskan untuk memperkuat eksistensi merek BYD daripada sekadar mengejar margin keuntungan yang tinggi dari penjualan unit tersebut.
Kategori kei car atau kendaraan ringan menyumbang sekitar sepertiga dari total volume penjualan mobil di Jepang, di mana pasar ini telah lama dikuasai oleh pemain domestik seperti Honda dan Suzuki.
BYD mematok target untuk mengantongi 10.000 pesanan Racco sampai pengujung tahun 2026 sebagai upaya memperkokoh pijakan mereka di pasar Jepang.
Merujuk pada data internal perusahaan, BYD telah mencatatkan penjualan lebih dari 7.400 unit kendaraan di Jepang sejak memulai kiprahnya di pasar mobil penumpang pada 2023. (*)






