Pimpin Rapat TPID, F. Bagus Panuntun Minta Rekomendasi Bank Indonesia Segera Dilaksanakan

News4 Views

Madiun, GueBerita.com — Pemerintah Kota Madiun kini tengah mengintensifkan berbagai langkah strategis yang dirancang khusus untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengakselerasi transformasi digital di seluruh lini pemerintahan daerah.

Langkah konkret tersebut dibahas secara mendalam dalam agenda High Level Meeting (HLM) yang melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Government Chief Information Officer (GCIO) pada Rabu (22/7).

Dalam forum koordinasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, memberikan arahan tegas mengenai pentingnya pergeseran paradigma dalam penanganan laju inflasi di wilayahnya.

Menurut F. Bagus Panuntun, pemerintah daerah tidak boleh lagi bersikap pasif atau hanya sekadar bereaksi terhadap kondisi ekonomi yang sudah terlanjur memburuk.

“Pola penanganan inflasi yang selama ini kita lakukan harus diubah. Jangan menunggu inflasi terjadi baru kita intervensi,” ujar F. Bagus Panuntun dengan nada instruktif.

Ia menekankan bahwa pendekatan yang harus dikedepankan adalah strategi yang bersifat antisipatif, di mana pemerintah mampu memetakan potensi risiko ekonomi sebelum lonjakan harga benar-benar membebani masyarakat.

Selain memberikan penekanan pada aspek deteksi dini terhadap fluktuasi harga komoditas pokok, F. Bagus Panuntun juga menyampaikan apresiasi atas berbagai progres positif yang telah dicatatkan oleh TP2DD sejauh ini.

Meskipun capaian tersebut dinilai baik, ia tidak ingin jajaran Pemkot Madiun cepat merasa puas dan tetap menuntut adanya peningkatan kinerja yang lebih terukur.

Secara khusus, ia memberikan perintah agar seluruh unit kerja di lingkungan Pemkot Madiun segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi teknis yang telah disampaikan oleh pihak Bank Indonesia.

Tindak lanjut tersebut dianggap krusial agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah selaras dengan arahan otoritas moneter, sehingga efektivitas pengendalian inflasi dapat tercapai secara maksimal.

Pemerintah Kota Madiun meyakini bahwa melalui sinergi lintas sektoral yang kuat serta pengawasan pasar yang dilakukan secara rutin dan konsisten, stabilitas harga pangan akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.

Upaya ini diharapkan dapat menjadi tameng bagi masyarakat agar tetap terlindungi dari dampak negatif gejolak ekonomi, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern melalui digitalisasi yang masif.

Dengan adanya kolaborasi antara TPID, TP2DD, dan GCIO, Pemkot Madiun berkomitmen untuk terus memantau dinamika harga di lapangan secarareal-time agar setiap potensi hambatan dapat dimitigasi dengan cepat dan tepat.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Pemkot Madiun dalam menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.