Palang Perlintasan Tak Menutup saat KA Brantas Melintas di Kediri, KAI Sebut Petugas Langgar Prosedur

Viral6 Views

GueBerita.com – Sebuah rekaman video yang mendokumentasikan momen menegangkan saat Kereta Api (KA) Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar melintasi perlintasan sebidang tanpa tertutupnya palang pintu telah memicu perhatian luas di media sosial.

Peristiwa yang mengundang kekhawatiran publik ini terjadi di kawasan Simpang Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Lokasi tepatnya berada di lintas jalur kereta api antara Kertosono dan Papar pada Rabu, 22 Juli 2026, dini hari sekitar pukul 01.48 WIB.

Dalam tayangan yang diunggah oleh akun Instagram @zukoardianlibra4, terlihat sebuah kendaraan truk jenis wingbox sedang melintasi rel kereta api. Di saat bersamaan, suara klakson lokomotif KA Brantas terdengar semakin mendekat ke arah perlintasan tersebut.

Banyak warganet menyoroti kondisi palang pintu yang tetap terbuka saat kereta melaju kencang. Berdasarkan narasi yang disertakan dalam unggahan tersebut, muncul dugaan bahwa petugas yang berjaga di pos perlintasan sedang dalam keadaan tertidur, sehingga prosedur penutupan palang pintu tidak dilakukan tepat waktu.

Situasi di lapangan sempat terekam dalam video tersebut, di mana sejumlah warga tampak mendatangi pos jaga. Mereka berupaya membangunkan petugas yang bersangkutan setelah menyadari bahwa kereta api akan segera melintas di area tersebut.

Beruntungnya, kecelakaan fatal berhasil dihindari berkat kesigapan warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi. Mereka dengan sigap memberikan peringatan kepada para pengendara, termasuk pengemudi truk, agar segera melintasi rel sebelum kereta tiba.

Menanggapi kehebohan yang terjadi di dunia maya, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera memberikan klarifikasi melalui kolom komentar pada unggahan tersebut pada Rabu, 22 Juli 2026. Pihak perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan potensi bahaya yang ditimbulkan dari insiden ini.

KAI menegaskan kembali komitmen mereka bahwa keselamatan dalam perjalanan kereta api adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Setelah melakukan investigasi dan koordinasi internal, pihak manajemen menemukan fakta terkait penyebab kegagalan operasional tersebut.

Hasil pemeriksaan internal menunjukkan bahwa petugas yang bertugas pada saat kejadian memang tidak menjalankan kewajibannya sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang telah ditetapkan perusahaan.

Sebagai langkah tegas atas kelalaian tersebut, PT KAI telah mengambil tindakan disipliner terhadap petugas terkait. Beberapa langkah yang dilakukan meliputi:

  • Memberikan pembinaan kepada petugas sesuai dengan ketentuan internal perusahaan.
  • Petugas tersebut tidak lagi diizinkan untuk bertugas di lokasi perlintasan terkait.
  • Melakukan penguatan pengawasan di lokasi dengan menugaskan pendampingan dari petugas unit Jalan dan Jembatan Kertosono.

Pihak manajemen PT KAI memastikan bahwa insiden ini tidak berdampak pada jadwal perjalanan KA Brantas maupun operasional kereta api lainnya di lintas tersebut. Seluruh operasional kereta api dipastikan tetap berjalan dengan normal dan aman bagi para penumpang.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak mengenai krusialnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan di perlintasan sebidang. KAI terus berupaya meningkatkan pengawasan demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Publik diharapkan tetap waspada saat melintasi perlintasan kereta api, meskipun palang pintu dalam keadaan terbuka. Senantiasa pastikan jalur aman dari kereta api sebelum memutuskan untuk melintas guna menjamin keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.