Strategi Mendampingi Anak Saat Ujian Akhir: Tips Jaga Motivasi dan Kesehatan Mental Remaja

Lifestyle21 Views

GueBerita.com – Periode akhir semester merupakan masa krusial yang sarat dengan tekanan bagi para pelajar. Bagi orang tua yang memiliki anak di jenjang akhir pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, situasi ini kerap menimbulkan kecemasan tersendiri.

Tantangan terasa semakin berat ketika anak menunjukkan sikap cuek atau tidak peduli terhadap persiapan ujiannya. Tekanan emosional yang tinggi ini sangat sering dirasakan oleh remaja SMA. Mereka tidak hanya bersiap untuk lulus, tetapi juga harus menghadapi seleksi ketat masuk perguruan tinggi, yang dapat memicu kekhawatiran berlebih tentang masa depan.

Sebagai orang tua yang bijak, menciptakan lingkungan rumah yang aman dan nyaman adalah sebuah kewajiban agar anak tidak tenggelam dalam stres. Berdasarkan data dari plusplustutors.com, sekitar 75% pelajar mengalami tingkat stres yang tinggi saat musim ujian tiba. Hal ini karena mereka menganggap momen ini sebagai penentu masa depan.

Baca juga: Bridgestone Jadi Mitra Ban Resmi IIMS Surabaya 2026, Perkuat Kehadiran di Jatim

Belum lagi adanya tekanan sosial untuk meraih nilai sempurna serta kecenderungan membandingkan diri dengan teman sebaya. Hal ini dapat memicu rasa cemas dan takut mengecewakan orang-orang di sekitar. Untuk itu, berikut adalah 4 tips cerdas yang bisa diterapkan orang tua untuk menjaga mental dan motivasi anak selama ujian.

1. Dengarkan Segala Kekhawatiran Anak

Memastikan anak belajar dengan serius saja tidak cukup. Orang tua harus hadir sebagai tempat bersandar. Manfaatkan waktu istirahat di sela-sela belajar untuk mendengarkan keresahan yang dirasakan anak secara penuh perhatian.

Validasi semua emosi dan perasaan mereka tanpa menghakimi. Gunakan pertanyaan terbuka guna memancing diskusi mendalam mengenai persiapan serta kendala yang sedang mereka hadapi.

2. Bantu Menyusun Rencana Belajar yang Realistis

Meskipun anak mengikuti bimbingan belajar atau les privat, pendampingan langsung dari orang tua tetap memberikan rasa aman dan meningkatkan semangat mereka.

Menurut data dari chatecoachingclasses.co, mengatur rencana belajar yang seimbang antara waktu belajar, istirahat, makan, dan rekreasi sangat efektif untuk menghindari kejenuhan atau burnout.

Anda bisa mengarahkan anak menggunakan metode belajar seperti teknik Pomodoro dengan jadwal yang realistis, tanpa memaksakan kapasitas mereka.