Solusi Biaya Kuliah: Universitas Muhammadiyah Maumere Terima Pembayaran dengan Hasil Bumi

Pendidikan1 Views

GueBerita.com – Di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terkait tingginya biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di berbagai perguruan tinggi negeri, Universitas Muhammadiyah Maumere (UM Maumere) yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) hadir dengan terobosan yang meringankan beban finansial orang tua mahasiswa.

Perguruan tinggi ini telah menerapkan sebuah kebijakan terobosan yang memungkinkan para mahasiswanya untuk melunasi biaya pendidikan mereka menggunakan komoditas pertanian atau hasil bumi.

Sistem pembayaran yang unik ini menjadi secercah harapan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga petani, nelayan, atau kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas. Mereka kini memiliki kesempatan untuk memanfaatkan hasil panen harian maupun musiman sebagai alat pembayaran yang sah sebagai pengganti uang tunai untuk biaya kuliah.

Menurut informasi resmi yang dirilis melalui laman Muhammadiyah.or.id, kebijakan ini dirancang secara khusus untuk memastikan bahwa anak-anak dari sektor informal, seperti petani dan nelayan, serta keluarga yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi, tetap dapat mewujudkan impian mereka untuk menempuh pendidikan tinggi.

Mekanisme pembayaran menggunakan hasil bumi ini bukanlah sebuah program baru, melainkan sebuah metode yang telah secara konsisten diterapkan oleh pihak UM Maumere sejak lama. Selain menerima hasil panen, UM Maumere juga menawarkan skema cicilan yang sangat fleksibel untuk memberikan kemudahan lebih lanjut.

Mahasiswa diberikan kelonggaran untuk mengangsur biaya kuliah hingga jangka waktu enam tahun, yang setara dengan 72 kali pembayaran. Yang lebih istimewa, seluruh fasilitas cicilan bulanan ini sepenuhnya bebas bunga, alias dikenakan bunga nol persen.

Penetapan target pelunasan selama enam tahun ini telah dipersiapkan dengan cermat untuk memberikan ruang bernapas yang memadai bagi keuangan keluarga mahasiswa.

Dengan skema yang ditawarkan, mahasiswa dapat sepenuhnya memfokuskan diri pada penyelesaian masa studi normal mereka yang umumnya berlangsung selama empat tahun. Sisa kewajiban pembayaran kemudian dapat dilanjutkan setelah mereka berhasil lulus dan mendapatkan pekerjaan.

Sebagai bentuk jaminan kemudahan bagi para lulusan yang belum sepenuhnya melunasi biaya kuliah, pihak universitas akan memberikan salinan atau fotokopi ijazah. Dokumen ini dipastikan memiliki keabsahan hukum dan tetap dapat digunakan oleh para alumni untuk mengajukan lamaran pekerjaan ke berbagai instansi atau perusahaan.