Relawan WNI yang Sempat Ditahan Israel Akhirnya Tiba di Istanbul

Nasional17 Views

GueBerita.com — Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi bagian dari misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 telah berhasil dievakuasi. Mereka sempat ditahan oleh militer Israel sebelum akhirnya tiba dengan selamat di Istanbul, Turkiye, pada Selasa, 21 Mei.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang berupaya keras untuk memfasilitasi kepulangan kesembilan WNI tersebut ke tanah air. Koordinasi intensif dengan berbagai otoritas terkait terus dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar tanpa hambatan.

“Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar sehingga seluruh WNI dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI.

Kecaman Keras Atas Aksi Kekerasan Israel

Pemerintah Indonesia memberikan perhatian serius terhadap perlakuan buruk yang diterima para relawan kemanusiaan selama dalam tahanan Israel. Berdasarkan laporan yang diterima, para WNI tersebut mengalami tindakan kekerasan fisik.

“Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan,” tegas pemerintah.

Lebih lanjut, Indonesia mengingatkan komunitas internasional bahwa aksi kekerasan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap para relawan Global Sumud Flotilla merupakan pelanggaran hukum yang sangat serius.

“Indonesia kembali menekankan bahwa segala bentuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan,” tutup pernyataan tersebut.

Baca juga: Dua Kereta Api Mengalami Kecelakaan di Pasar Senen, Perjalanan Jarak Jauh Terganggu

Pemerintah berharap proses birokrasi dan pemulangan para relawan ini dapat segera selesai agar mereka dapat berkumpul kembali dengan keluarga di Indonesia. (*)