GueBerita.com – Persib Bandung kini menghadapi situasi sulit setelah dijatuhi sanksi oleh FIFA berupa larangan mendaftarkan pemain baru.
Sanksi berat ini mulai berlaku efektif pada tanggal 29 Mei 2026 dan akan terus berlanjut dengan status until lifted. Ini berarti larangan tersebut akan tetap berlaku sampai ada keputusan resmi dari FIFA yang mencabutnya.
Kepastian mengenai sanksi ini dikonfirmasi langsung oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan. Ia memberikan keterangan resmi mengenai status klub.
Adhitia menegaskan bahwa keputusan yang dijatuhkan oleh federasi sepak bola dunia ini tidak ada hubungannya dengan isu keterlambatan pembayaran gaji pemain oleh manajemen Persib.
“Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Larangan registrasi yang dikeluarkan oleh FIFA ini secara otomatis akan membatasi gerak Persib dalam bursa transfer pemain yang akan datang. Klub berjuluk Maung Bandung ini tidak akan dapat mendaftarkan pemain baru untuk mengikuti kompetisi yang berada di bawah naungan regulasi FIFA selama sanksi tersebut masih aktif.
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber internal klub, manajemen Persib saat ini sedang melakukan kajian mendalam terhadap seluruh isi keputusan yang dikeluarkan oleh FIFA. Mereka berupaya memahami setiap aspek dari sanksi tersebut.
Lebih lanjut, Persib Bandung juga tengah mempersiapkan berbagai langkah strategis. Upaya ini mencakup aspek administratif dan juga jalur hukum yang diperlukan. Tujuannya adalah untuk dapat mengajukan banding atau mencari solusi penyelesaian atas perkara yang membelit klub.
Hingga berita ini diturunkan, FIFA belum merilis penjelasan resmi kepada publik mengenai dasar hukum yang lengkap di balik pemberian sanksi larangan registrasi ini. Detail mengenai alasan spesifik masih menjadi misteri.
Meski demikian, muncul berbagai spekulasi dari berbagai pihak. Beberapa dugaan mengarah pada adanya sengketa terkait transfer pemain di masa lalu atau persoalan klaim pembayaran yang belum terselesaikan antara klub.






