Pemkot Madiun Adakan Pembekalan Purna Tugas Tahap II Tahun 2026 bagi ASN yang Akan Memasuki Masa Pensiun

News3 Views

GueBerita.com — Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Persiapan Purna Tugas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahap II Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Gedung Diklat pada Rabu (22/7).

Inisiatif ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam memfasilitasi transisi karier para pegawai. Tujuannya adalah memastikan setiap ASN memiliki kesiapan yang matang sebelum memasuki masa pensiun dari dunia birokrasi.

Tercatat sebanyak 102 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Madiun mengikuti rangkaian pembekalan ini. Mereka merupakan para pegawai yang telah dijadwalkan akan memasuki masa purna tugas pada periode 1 Oktober 2026 hingga 1 Juni 2027.

Program pembekalan ini dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan berbagai aspek kehidupan pasca-pensiun. Fokus utama pelatihan mencakup beberapa poin krusial berikut:

  • Pematangan kesiapan mental dalam menghadapi perubahan rutinitas setelah tidak lagi bekerja sebagai ASN.
  • Pendampingan pengelolaan administrasi kepegawaian agar proses transisi pensiun berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi.
  • Penyusunan perencanaan ekonomi yang terukur untuk menjamin stabilitas finansial di masa depan.
  • Pemberian wawasan serta pelatihan kewirausahaan agar para purnatugas tetap mampu menjaga produktivitas dan kemandirian ekonomi.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian panjang yang telah diberikan oleh para ASN. Ia menilai kontribusi mereka menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah selama puluhan tahun.

Lebih lanjut, F. Bagus Panuntun menyoroti bahwa pesatnya perkembangan Kota Madiun hingga mampu bersaing dengan kota-kota besar lain di wilayah Jawa Timur adalah hasil kerja keras kolektif para ASN. Keberhasilan pembangunan tersebut dianggap sebagai bukti nyata loyalitas pegawai dalam melayani masyarakat.

Terkait arah kebijakan kedepan, Plt Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Madiun tetap berkomitmen penuh untuk melanjutkan agenda pembangunan yang telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Fokus utama kebijakan ini adalah membangun sinergi yang kuat dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Tema pembangunan Kota Madiun adalah transformasi bersama masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu saya berharap para purnatugas tetap menjadi bagian dari pembangunan Kota Madiun melalui pengalaman yang dimiliki,” ungkap F. Bagus Panuntun.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa status purna tugas bukanlah akhir dari kontribusi seorang ASN kepada daerah. Pengalaman serta keahlian yang telah terasah selama masa dinas diharapkan dapat terus disumbangkan untuk mendukung kemajuan Kota Madiun dalam kapasitas yang berbeda.

Sebagai puncak rangkaian acara, Pemerintah Kota Madiun memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas rekam jejak dedikasi para pegawai. Secara simbolis, diserahkan dokumen Surat Keputusan (SK) Pensiun, piagam penghargaan, serta Tabungan Hari Tua (THT) kepada perwakilan ASN yang hadir.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para ASN yang akan segera memasuki masa pensiun. Dengan persiapan yang matang, diharapkan masa purna tugas mereka akan menjadi fase kehidupan yang tetap bermakna, produktif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.