GueBerita.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyoroti urgensi perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba sebagai strategi krusial dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan calon pemimpin bangsa di masa depan.
Penekanan ini disampaikan oleh Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang ditujukan bagi pelajar SMA se-Kota Mojokerto. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Badan Narkotika Nasional (BNN), yang diselenggarakan di Taman Bahari Mojopahit pada Rabu (3/6).
Menurut Ning Ita, pemilihan pelajar SMA sebagai audiens utama edukasi ini didasarkan pada fase remaja mereka yang cenderung rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan. Lingkungan pergaulan di usia ini berpotensi membawa dampak negatif yang signifikan.
“Usia remaja seperti kalian ini masih dalam proses pencarian jati diri menuju kedewasaan. Masa-masa remaja inilah masa yang paling rentan. Jika salah dalam memilih pergaulan, dampaknya bisa sangat merugikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Mojokerto bersama BNN terus berupaya meningkatkan intensitas edukasi kepada para pelajar. Tujuannya adalah agar mereka benar-benar memahami risiko yang melekat pada penyalahgunaan narkoba, mampu mengidentifikasi berbagai modus operandi yang digunakan oleh para pengedar, serta memiliki keberanian yang kuat untuk menolak segala bentuk tawaran yang berkaitan dengan narkotika.
“Kami merasa perlu, bahkan sangat perlu, untuk memberikan sosialisasi ini kepada kalian semua. Kalian harus dibekali pemahaman mengenai betapa berbahayanya narkoba dan bagaimana cara-cara halus yang mereka gunakan untuk menjerat kalian,” tegas Ning Ita.
Ia melanjutkan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya berfokus pada perlindungan generasi muda saat ini. Lebih dari itu, inisiatif ini merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlanjutan pembangunan bangsa di masa mendatang.
Hal ini dikarenakan para pelajar saat ini adalah generasi penerus yang kelak akan memegang tongkat estafet kepemimpinan di berbagai lini kehidupan dan sektor pembangunan.
Ning Ita menegaskan bahwa bebas dari jeratan penyalahgunaan narkoba adalah salah satu syarat fundamental untuk melahirkan generasi yang lebih baik dan memiliki kualitas unggul.
“Kalian harus kami persiapkan menjadi generasi yang memiliki kualitas lebih baik dari kami saat ini. Dan salah satu prasyarat utama untuk menjadi generasi yang lebih baik adalah terbebas dari cengkeraman narkoba,” tegasnya.
Melalui penguatan program edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi erat dengan BNN, Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan komitmennya yang kuat. Komitmen ini ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar agar menjauhi narkoba, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi generasi penerus yang sehat, berkarakter kuat, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan global. (*)






