GueBerita.com – Pemerintah Kota Blitar menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong efisiensi birokrasi melalui adopsi teknologi digital.
Langkah strategis ini diimplementasikan melalui penyelenggaraan pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Blitar secara konsisten memperkuat agenda transformasi digitalnya melalui program Pelatihan Government Transformation Academy (GTA).
Melalui inisiatif pelatihan ini, Pemerintah Kota Blitar memiliki target yang jelas untuk menciptakan sistem birokrasi yang lebih modern, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta sangat berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Partisipasi aktif para ASN dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, yang diharapkan akan menghasilkan pelayanan publik yang lebih efisien, akurat, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan warga.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menekankan pentingnya bagi setiap ASN untuk memiliki kemampuan adaptasi terhadap pesatnya perkembangan teknologi.
Baca juga: Film Horor "Obsession" Siap Menggebrak Bioskop Indonesia
Hal ini mencakup penguasaan dan pemanfaatan teknologi digital serta kecerdasan buatan (AI), tentu saja dengan tetap mematuhi seluruh kerangka peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wali Kota yang akrab disapa Mas Ibin ini, sesaat setelah secara resmi membuka Pelatihan GTA yang diselenggarakan di Hotel PKPRI pada hari Selasa, tanggal 2 Juni 2026.
Pelatihan ini sendiri dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yaitu mulai dari tanggal 2 hingga 5 Juni 2026, bertempat di Hotel PKPRI, Kota Blitar.
Fokus utama dari penyelenggaraan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya aparatur agar mereka dapat menyajikan pelayanan publik yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga sangat responsif terhadap segala bentuk aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Target jangka panjang dari upaya ini adalah terwujudnya sebuah sistem birokrasi yang senantiasa bergerak maju menjadi lebih modern, sangat adaptif terhadap berbagai perubahan, dan secara fundamental berorientasi pada kepuasan serta kebutuhan riil masyarakat.
Langkah proaktif yang diambil oleh Pemerintah Kota Blitar ini memberikan sinyal yang sangat kuat bahwa proses reformasi birokrasi merupakan agenda yang tidak dapat lagi ditunda.






