GueBerita.com – Topik mengenai kesehatan reproduksi wanita kembali menjadi sorotan hangat di media sosial. Baru-baru ini, sebuah unggahan dari dokter sekaligus edukator kesehatan populer, dr. Adam Prabata, berhasil menyita perhatian publik setelah ia membagikan pandangannya mengenai proses menstruasi yang dialami oleh kaum hawa.
Melalui akun X (sebelumnya Twitter) pribadinya, dr. Adam Prabata menegaskan bahwa menstruasi bukanlah sebuah siklus bulanan yang bisa dianggap sepele. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang bagaimana proses ini terjadi seharusnya bisa membuka mata banyak orang, terutama kaum pria, untuk memberikan rasa hormat yang lebih tinggi kepada wanita.
Baca juga: Bukit Warinding Sumba: Saksi Bisu Lautan Purba
“Melihat video bagaimana menstruasi terjadi ini harusnya bisa membuat kita lebih menghargai perempuan,” tulis dr. Adam Prabata dalam unggahannya.
Ia mematahkan stigma keliru yang sering menganggap haid hanya sebagai siklus keluar darah biasa. Bagi jutaan wanita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, datang bulan merupakan fase penuh perjuangan. Selama siklus ini berlangsung, wanita harus berhadapan dengan berbagai keluhan fisik yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dokter Adam menjabarkan sejumlah gejala umum yang kerap menyertai masa menstruasi. Keluhan tersebut mulai dari kram perut yang hebat, punggung terasa pegal, kepala pusing, hingga payudara yang menjadi nyeri dan sensitif. Tidak hanya menyerang fisik, perubahan hormon yang fluktuatif selama menstruasi juga berdampak besar pada kondisi psikologis wanita, seperti perubahan suasana hati (mood swing) yang berantakan.
Tantangan ini bahkan bisa berlipat ganda bagi wanita yang memiliki kondisi medis tertentu pada organ reproduksinya. Dokter Adam menyebutkan beberapa gangguan kesehatan seperti endometriosis, mioma, hingga Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Pada wanita dengan kondisi-kondisi tersebut, rasa nyeri yang muncul dan volume perdarahan saat menstruasi bisa jauh lebih parah dan menyakitkan dibandingkan kondisi normal.
Di akhir pernyataannya, dr. Adam Prabata memberikan apresiasi yang mendalam bagi seluruh wanita yang tetap tegar menjalankan peran mereka sehari-hari di tengah rasa sakit yang mendera.






