GueBerita.com – Pemerintah Kota Makassar tengah mempersiapkan diri secara matang untuk penyelenggaraan Makassar Half Marathon (MHM) 2026. Ajang lari akbar ini dijadwalkan akan digelar pada tanggal 30 hingga 31 Mei 2026, dan diproyeksikan tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai pendorong utama sektor pariwisata dan ekonomi kota.
Berbagai upaya perbaikan dan penataan telah dilaksanakan di sepanjang rute yang akan dilalui oleh para pelari. Peningkatan infrastruktur menjadi prioritas utama, meliputi pengaspalan ulang jalan untuk memastikan permukaan yang mulus dan aman, serta penataan kawasan di tepi lintasan agar lebih nyaman dan estetis. Selain itu, dilakukan pula sterilisasi di beberapa titik krusial yang akan menjadi bagian dari jalur lomba.
Baca juga: Groundbreaking MAN IC Pertama di Jawa Barat Perluas Akses Pendidikan Unggulan
Langkah-langkah komprehensif ini diambil demi memastikan bahwa Makassar Half Marathon 2026 mampu memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan untuk sebuah acara lari berskala nasional, bahkan internasional. Kualitas penyelenggaraan yang baik akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para atlet dan penggemar lari dari berbagai penjuru.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa MHM 2026 memiliki visi yang lebih luas dari sekadar menjadi sebuah perlombaan lari. Ia berharap, event ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata Kota Makassar. “Pelaksanaan kegiatan MHM ini. Kami berharap 12.400 peserta yang datang, termasuk keluarga, supporter, dan komunitas yang ikut hadir di Makassar, bisa memberikan dampak yang sangat baik bagi kota ini,” ujar Munafri saat menghelat konferensi pers di Trans Studio Mall Makassar pada hari Kamis, 28 Mei 2026.
Pemerintah Kota Makassar mematok target ambisius, yaitu menjadikan Makassar Half Marathon 2026 sebagai salah satu event lari terbesar yang pernah diselenggarakan di wilayah Indonesia Timur. Perkiraan jumlah peserta yang akan meramaikan ajang ini mencapai lebih dari 12 ribu orang, yang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara.
Kehadiran ribuan peserta beserta rombongan pendukung mereka diprediksi akan memberikan dorongan ekonomi yang nyata bagi berbagai sektor di Kota Makassar. Sektor perhotelan diprediksi akan mengalami peningkatan okupansi, begitu pula dengan industri rumah makan dan transportasi. Selain itu, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal juga diharapkan dapat merasakan manfaat ekonomi dari lonjakan aktivitas pengunjung.
Lebih lanjut, Munafri juga menyoroti potensi para peserta MHM 2026 untuk berperan sebagai agen promosi Kota Makassar. Pengalaman positif yang mereka dapatkan selama mengikuti acara ini akan menjadi cerita berharga yang dapat dibagikan kepada lingkungan masing-masing. “Tentu, 12 ribu lebih peserta ini nantinya akan bercerita hal baik tentang Kota Makassar dan Makassar Half Marathon,” katanya, optimis.
Melalui penyelenggaraan Makassar Half Marathon 2026, Pemerintah Kota Makassar berupaya menciptakan sebuah momentum positif yang menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menorehkan citra positif bagi kota ini di kancah nasional maupun internasional, serta menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan event serupa di masa mendatang.






