GueBerita.com – Musisi Ilham Pradana kembali menghiasi industri musik dengan peluncuran single terbarunya yang berjudul “Jalaraning Tresna”. Lagu ini, yang secara resmi dirilis pada 27 April 2026, telah berhasil menarik perhatian para penikmat musik dan kini dapat diakses melalui berbagai platform digital favorit.
Proses kreatif di balik “Jalaraning Tresna” melibatkan kolaborasi apik antara Nafisa Aulia dan Ilham Pradana sebagai penulis lagu. Lebih dari sekadar penyanyi, Ilham Pradana juga menunjukkan dedikasinya yang mendalam dengan mengambil peran penuh di balik layar, mulai dari komposisi musik, penataan aransemen, hingga tahap akhir mixing dan mastering.
Sesuai dengan makna judulnya, “Jalaraning Tresna” yang berarti asal mula atau penyebab lahirnya cinta, lagu ini secara puitis menggambarkan perasaan cinta yang begitu mendalam.
Setiap bait liriknya melukiskan bagaimana pesona senyuman tulus dan kesederhanaan sikap sang kekasih mampu mengubah seluruh pandangan dunia sang penyanyi. Keindahan senyuman tersebut bahkan digambarkan mampu mengalahkan pesona rembulan di malam hari.
Lagu ini juga membawa pesan kuat tentang kesetiaan yang tak tergoyahkan dan kerinduan yang tak terbendung. Sosok kekasih digambarkan sebagai satu-satunya orang yang paling dinanti, baik di siang maupun malam hari.
Berikut adalah lirik lengkap lagu “Jalaraning Tresna” dari Ilham Pradana:
[Verse 1]
Sunar Mbulan Wayah Dalu
(Sinar Rembulan Di Waktu Malam)
Kalah Endahe Yen Kalawan Esemu
(Kalah Indahnya Jika Dibandingkan Dengan Senyumanmu)
Solah Slagamu Kang Lugu
(Gerak-Gerik Dan Sikapmu Yang Lugu)
Amimbuhi Kapang Jroning Kalbuku
(Menambah Rasa Rindu Di Dalam Hatiku)
[Chorus]
Bungah Tan Kuwawa Aku
(Bahagia Hingga Aku Tak Kuasa Menahannya)
Tansah Mbayangi Pikirku
(Selalu Membayangi Pikiranku)
Esemu Dadi Jalaraning Tresnaku
(Senyumanmu Menjadi Penyebab Datangnya Cintaku)
[Verse 2]
Puspita Kang Manis Ayu
(Bunga Yang Manis Dan Cantik)
Parasmu Dya Lintang Luku
(Wajahmu Bagaikan Rasi Bintang Luku)
Amung Sira Kang Tak Antu
(Hanya Dirimu Yang Aku Tunggu)
Rina Wengi Nggugah Kalbu
(Siang Dan Malam Menggugah Kalbu)
[Outro]
Asmara Setya Satuhu
(Asmara Yang Setia Seutuhnya)
Marang Duh Wong Ayu
(Kepada Wahai Dirimu Orang Yang Cantik)
Nyata Tresnaku
(Nyata Cintaku)
Tulus Kanggo Sliramu
(Tulus Hanya Untuk Dirimu).






