Lirik dan Terjemahan Lagu Tatu Didi Kempot: Ratapan Hati yang Terluka

Music1 Views

GueBerita.com — Dunia musik Indonesia, terutama dalam ranah musik campursari, akan selalu mengenang jasa besar maestro Didi Kempot. Salah satu karya ikoniknya yang dirilis pada pertengahan tahun 2019 adalah lagu berjudul “Tatu”.

“Tatu” hadir sebagai sebuah narasi yang mendalam tentang penderitaan seseorang yang dilanda kesedihan mendalam dan kesepian yang menghantui pasca ditinggalkan oleh belahan jiwanya.

Melalui lantunan melodi dan liriknya, Didi Kempot dengan piawai berhasil mengilustrasikan bahwa luka fisik mungkin dapat pulih seiring waktu, namun luka batin akibat pengkhianatan janji manis adalah luka yang paling sulit untuk disembuhkan.

Dalam bahasa Jawa, kata “Tatu” memiliki arti “Luka”. Lagu ini secara apik merangkum makna tentang ketegaran hati sekaligus kerapuhan yang dialami oleh seseorang yang sedang mengalami patah hati.

Meskipun tokoh dalam lagu ini menyatakan dirinya masih kuat untuk menanggung rasa sakit (“isih kuat nyonggo”), ia tidak dapat memungkiri bahwa kenangan masa lalu bersama sang mantan terasa begitu perih dan sulit untuk disembuhkan.

Lagu ini juga berfungsi sebagai sebuah “curahan hati” yang jujur kepada mantan kekasih yang kini telah menemukan kebahagiaan bersama orang lain.

Berikut adalah lirik asli dan terjemahan Bahasa Indonesia dari lagu “Tatu” oleh Didi Kempot:

[Verse 1]

Senajan kowe ngilang, ra biso tak sawang

(Meskipun kamu menghilang, tidak bisa kupandang)

Nanging neng ati tansah kelingan

(Namun di dalam hati selalu teringat)

Manise janji – janjimu kuwi