Jemaah Haji Kloter JKG-27 Muhammad Firdaus Meninggal, Negara Fasilitasi Pengganti

Nasional15 Views

GueBerita.com – Kabar duka menyelimuti perjalanan ibadah haji tahun ini.

Muhammad Firdaus, seorang jemaah haji berusia 72 tahun dari kloter JKG-27, telah dipastikan meninggal dunia. Beliau sebelumnya dilaporkan hilang saat sedang melakukan perjalanan di Kota Makkah sendirian.

Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi mengumumkan berita duka ini pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah tim di lapangan melakukan koordinasi intensif dengan pihak keamanan dan rumah sakit di Arab Saudi.

Baca juga: Pameran Seni Kolaborasi RM BTS dan SFMOMA Dibuka Musim Gugur Ini

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenag RI, Moh. Hasan Afandi, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas nama seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Ucapan belasungkawa ditujukan kepada istri almarhum, Ibu Nafsiyah, serta seluruh keluarga besar yang menanti kepulangan beliau di Tanah Air.

Hasan Afandi menjelaskan bahwa pencarian terhadap almarhum Muhammad Firdaus telah dilakukan secara gencar sejak laporan kehilangan diterima. Upaya ini melibatkan berbagai pihak, termasuk satgas PPIH, kepolisian setempat, dan tim medis, hingga akhirnya identitas almarhum dapat terverifikasi.

Meskipun almarhum belum sempat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, termasuk wukuf di Arafah, Kemenag menegaskan bahwa niat tulus beliau untuk menunaikan ibadah haji tetap akan dihitung.

Dalam upaya menghormati niat suci almarhum, negara akan memfasilitasi pelaksanaan badal haji. Proses badal haji ini akan dilaksanakan oleh pihak yang ditunjuk oleh keluarga, dengan tetap berada di bawah pengawasan PPIH untuk memastikan keabsahannya sesuai dengan syariat Islam.

Saat ini, proses administratif terkait pemulangan jenazah almarhum tengah berlangsung di Arab Saudi. Prosedur ini mencakup verifikasi dokumen-dokumen penting, koordinasi dengan pihak konsuler, serta seluruh tahapan yang diperlukan untuk pemulangan jenazah antarnegara.

Kemenag bekerja sama erat dengan Kementerian Luar Negeri RI dan perwakilan RI di Arab Saudi. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat seluruh proses pemulangan jenazah dan memastikan hak-hak keluarga almarhum terpenuhi sepenuhnya.

Di kampung halaman almarhum, kabar duka ini diterima dengan kesedihan mendalam oleh keluarga besar dari kloter JKG-27 serta masyarakat sekitar. Dukungan moral dan bantuan praktis terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat setempat dan panitia penyelenggara haji.

Bantuan yang diberikan mencakup dukungan dalam hal administrasi serta persiapan untuk menyambut kedatangan jenazah almarhum di Tanah Air.