Gubernur Jatim Dukung Revitalisasi Sekolah dan Program Pendidikan di SMKN 1 Tulungagung

Pendidikan11 Views

GueBerita.com – Gubernur Jawa Timur, Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bersama Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., secara resmi meresmikan berbagai program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan menengah di tiga wilayah, yaitu Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Acara peresmian yang penuh makna ini diselenggarakan di halaman Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tulungagung pada hari Kamis, 14 Mei 2026. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta jajaran pimpinan dan staf sekolah setempat, menunjukkan dukungan yang kuat terhadap pengembangan pendidikan vokasi.

Momentum peresmian ini menjadi puncak dari serangkaian program komprehensif yang menggabungkan perbaikan infrastruktur sekolah dengan implementasi praktik ketahanan pangan di lingkungan sekolah. Hal ini mencerminkan visi terpadu untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik sekaligus menanamkan nilai-nilai kemandirian.

Sebelum acara peresmian utama, Gubernur Khofifah telah melakukan peninjauan mendalam terhadap berbagai program unggulan yang telah berjalan di SMKN 1 Tulungagung. Peninjauan ini memberikan gambaran langsung mengenai efektivitas program-program yang ada.

Rombongan gubernur berkesempatan untuk melihat secara langsung unit peternakan sapi, area peternakan ayam pedaging atau broiler, kandang ayam petelur atau layer, serta peternakan ayam kampung. Keberadaan unit-unit ini merupakan bagian integral dari praktik pembelajaran vokasi yang diterapkan di sekolah tersebut, memberikan pengalaman nyata bagi para siswa.

Kunjungan lapangan ini memiliki tujuan strategis untuk memantau sejauh mana implementasi Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) berjalan. Program ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kemandirian pangan sekolah dan membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang relevan dengan sektor pangan.

Setelah meninjau area taman dan unit pengolahan hasil pertanian, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi panen melon yang dikelola oleh siswa. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi tebar benih ikan patin di kolam sekolah, yang juga merupakan bagian dari praktik pembelajaran di bidang perikanan.

Peresmian revitalisasi, rehabilitasi, dan pembangunan berbagai prasarana untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan, baik negeri maupun swasta, ditandai dengan penandatanganan sejumlah prasasti. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur sebagai simbol persetujuan dan dimulainya pemanfaatan fasilitas baru.

Proses penandatanganan prasasti ini secara resmi menandai dimulainya penggunaan fasilitas-fasilitas yang telah diperbaiki dan dibangun. Diharapkan, perbaikan ini akan berdampak positif pada peningkatan kualitas proses belajar-mengajar serta memberikan dukungan yang lebih baik bagi kegiatan praktik kejuruan yang menjadi ciri khas SMK.

Kegiatan ini secara tegas menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara program pembangunan infrastruktur pendidikan dengan pengembangan kurikulum vokasi. Keduanya saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang optimal.

Baca juga: Red Bull Ganti Ban Mobil F1 Saat Melayang

Dengan memadukan upaya rehabilitasi fisik sekolah dan penguatan program-program unggulan seperti Program SIKAP, pemerintah provinsi bertekad untuk menghasilkan lulusan SMK yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang mumpuni. Lebih dari itu, diharapkan para lulusan ini juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, serta memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat, khususnya di sektor pertanian dan perikanan. (*)