D Mas Dhito Berkendara Bersama Forkopimda Menemui Mbah Minem Penjual Bunga

News17 Views

GueBerita.com – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, atau yang akrab disapa Mas Dhito, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial langsung. Kali ini, ia melakukan kegiatan *social riding* bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri.

Dengan mengendarai sepeda motor, Mas Dhito secara khusus menyambangi warga yang tergolong dalam kelompok desil 1 hingga 4. Tujuannya adalah untuk melihat secara langsung kondisi kehidupan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan bantuan.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/5) siang itu, membawa Mas Dhito beserta Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa dan rombongan ke kediaman Mbah Minem. Mbah Minem, seorang wanita berusia 66 tahun, dikenal sebagai penjual bunga tabur yang berasal dari Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih.

Baca juga: Pemkot Surabaya Jamin Tampung 42.000 Siswa SMP

Di rumahnya yang sederhana, Mbah Minem tidak tinggal sendirian. Ia ditemani oleh anak bungsunya, Iswati, yang sedang dalam kondisi sakit. Selain itu, ada pula seorang cucu yang masih menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Lebih lanjut, Mbah Minem juga memiliki tanggung jawab merawat adiknya, Minah, yang memiliki kebutuhan khusus. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang serba terbatas, Mbah Minem mengandalkan hasil penjualannya sebagai pedagang bunga tabur yang biasa digunakan untuk keperluan ziarah.

Meskipun hidup dalam keterbatasan, keluarga Mbah Minem tidak luput dari perhatian pemerintah. Selama ini, mereka telah menerima berbagai bentuk bantuan sosial dari pemerintah. Bantuan tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang diharapkan dapat meringankan beban mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Mas Dhito dan rombongan tidak hanya datang dengan tangan kosong. Mereka turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan tali asih. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga Mbah Minem sehari-hari.

“Mbah Minem ini jualan bunga, dan paling lakunya itu di hari Kamis,” ujar Mas Dhito saat berbincang santai dengan warga sekitar. Pernyataan ini mengindikasikan pemahamannya terhadap mata pencaharian dan kondisi Mbah Minem.

Namun, perhatian pemerintah Kabupaten Kediri tidak berhenti pada pemberian bantuan sembako semata. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyiapkan bantuan lanjutan yang benar-benar dibutuhkan oleh keluarga Mbah Minem.

Salah satu bentuk dukungan lanjutan yang disiapkan adalah pemberian modal usaha. Selain itu, direncanakan pula pelatihan keterampilan bagi anak Mbah Minem. Tujuannya adalah agar anak Mbah Minem nantinya dapat berkontribusi lebih besar dalam perekonomian keluarga, terutama setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik.

“Nanti Dinas Kopusmik akan menindaklanjuti bantuan apa yang dibutuhkan bagi keluarga Mbah Minem,” tegas Mas Dhito, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan solusi jangka panjang bagi keluarga tersebut.