GueBerita.com – Upaya menanamkan pemahaman agama sejak usia dini kembali digalakkan di wilayah Kabupaten Blitar.
Ratusan pelajar tingkat taman kanak-kanak turut serta dalam sebuah simulasi ibadah haji yang dirancang agar mendidik sekaligus menghibur.
Inisiatif ini merupakan langkah awal yang krusial dalam memupuk nilai-nilai spiritual dan pembentukan karakter pada generasi penerus bangsa.
Simulasi manasik haji yang diperuntukkan bagi siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Irsyad se-Kabupaten Blitar telah resmi dibuka.
Acara ini dirancang sebagai sarana edukasi mengenai ibadah haji yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak usia dini. Metode yang digunakan adalah praktik langsung, mencakup tahapan-tahapan penting seperti ihram, wukuf, tawaf, dan sa’i, yang semuanya disajikan dalam format simulasi.
Kegiatan ini diikuti oleh 800 siswa dari TK Al-Irsyad yang tersebar di seluruh Kabupaten Blitar. Mereka didampingi oleh guru-guru pembimbing serta partisipasi aktif dari para orang tua. Peresmian acara ini dilakukan secara langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto.
Pelaksanaan manasik haji ini dijadwalkan pada hari Rabu, tanggal 3 Juni 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di area halaman Pendopo Ronggo Hadikusumo, yang berlokasi di Kabupaten Blitar.
Tujuan utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk menanamkan pemahaman mengenai nilai-nilai ajaran agama Islam serta rukun-rukun ibadah haji sejak usia dini.
Melalui simulasi yang dirancang secara interaktif, diharapkan para siswa dapat memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai makna ibadah, pentingnya disiplin, semangat kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama.
Dalam pidato sambutannya, Bupati Blitar menegaskan kembali betapa pentingnya pendidikan karakter yang berlandaskan pada nilai-nilai agama.
Baca juga: IShowSpeed Rilis Lagu Baru Sambut Piala Dunia 2026
Beliau juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak TK Al-Irsyad atas konsistensi mereka dalam menyelenggarakan kegiatan manasik haji ini setiap tahunnya.






