Aliyah Mustika Ilham Ajak Warga Makassar Lindungi Generasi Muda di Era Digital

Nasional15 Views

GueBerita.com – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Selasa, 20 Mei 2026, di Kota Makassar. Upacara ini menandai momen penting dalam refleksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Dalam rangkaian acara tersebut, Aliyah Mustika Ilham tidak hanya bertindak sebagai inspektur upacara, tetapi juga membacakan sambutan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan peran sentral pemerintah dalam menggemakan semangat Harkitnas kepada masyarakat.

Tema yang diusung pada peringatan Harkitnas ke-118 ini adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini dipilih secara strategis untuk menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa, terutama di era digital yang serba cepat.

Tema tersebut secara gamblang menyoroti betapa krusialnya peran generasi muda. Mereka dianggap sebagai pilar utama yang akan menentukan arah dan kemajuan bangsa di masa depan. Kesiapan dan pembekalan mereka sangat penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang terus berubah.

Baca juga: Sapi Boyolali Jadi Viral di Medsos Berkat Penampilannya yang Menarik

Dalam amanat yang dibacakan, Harkitnas diperingati sebagai sebuah momentum bersejarah. Momen ini menjadi pengingat akan semangat perjuangan yang telah membara sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908. Peristiwa tersebut merupakan titik awal tumbuhnya kesadaran kolektif akan persatuan dan perjuangan intelektual.

Perjuangan intelektual yang dimaksud adalah upaya para pendahulu untuk meraih kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Semangat ini menjadi fondasi penting bagi terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia yang kita nikmati saat ini.

Menyikapi dinamika zaman yang terus berubah, Aliyah Mustika Ilham menekankan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa saat ini telah berevolusi. Perkembangan teknologi digital secara signifikan turut mengubah lanskap perjuangan bangsa.

Menurut Aliyah, perjuangan bangsa tidak lagi semata-mata berfokus pada penjagaan wilayah fisik negara. Kini, aspek penjagaan kedaulatan informasi dan ruang digital menjadi sama pentingnya. Hal ini mencerminkan kompleksitas tantangan di era modern.

Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk secara kolektif memperkuat solidaritas sosial. Solidaritas ini menjadi perekat kebangsaan yang penting dalam menghadapi berbagai tantangan. Peningkatan literasi digital juga menjadi kunci utama.

Literasi digital yang merata di berbagai lapisan masyarakat diharapkan dapat membekali setiap individu dengan kemampuan kritis dalam menyaring informasi. Hal ini penting agar tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi atau konten negatif yang beredar di dunia maya.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keamanan ruang digital. Menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman adalah tanggung jawab bersama, terutama demi melindungi generasi muda dari dampak negatif internet.

Dalam sambutan yang disampaikan, turut diuraikan pula sejumlah program strategis yang telah disiapkan oleh pemerintah. Program-program ini dirancang secara spesifik untuk menjawab berbagai kebutuhan mendasar masyarakat.

Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan serta kemajuan bangsa secara keseluruhan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan implementasi program-program tersebut.

Peringatan Harkitnas kali ini menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan harus terus dijaga dan diaktualisasikan dalam bentuk tindakan nyata. Terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang pesat.