Peningkatan Kualitas SDM UIN Satu Tulungagung: 35 ASN Jalani Psikometri, Analisis Kasus, dan Wawancara

Pendidikan2 Views

GueBerita.com – Pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) yang didasarkan pada sistem merit semakin menguat di lingkungan perguruan tinggi.

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dikenal sebagai UIN SATU, kembali menegaskan komitmennya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelaksanaan asesmen kompetensi bagi tenaga kependidikannya.

Langkah strategis ini menjadi fondasi penting untuk memastikan penempatan SDM yang tepat sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan organisasi.

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung telah secara resmi melaksanakan Penilaian Kompetensi ASN Tahun 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen UIN SATU dalam mengimplementasikan sistem merit dan manajemen talenta yang efektif.

Tujuannya adalah untuk memetakan potensi, mengukur kompetensi, serta merencanakan pengembangan karier bagi para ASN secara objektif dan profesional.

Penilaian ini diikuti oleh sebanyak 35 tenaga kependidikan yang bertugas di lingkungan UIN SATU.

Pelaksanaan asesmen berlangsung selama tiga hari, mulai dari Selasa hingga Kamis, tanggal 2 hingga 4 Juni 2026, yang bertempat di kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Secara spesifik, penilaian ini dirancang untuk memetakan potensi yang dimiliki, mengukur tingkat kompetensi yang ada, serta merancang jalur pengembangan karier yang sesuai bagi setiap ASN secara objektif dan profesional.

Berbagai tahapan asesmen yang komprehensif telah dirancang dan dilaksanakan.

Tahapan tersebut meliputi tes psikometri yang mengukur aspek kepribadian dan kemampuan kognitif, analisis kasus yang menguji kemampuan pemecahan masalah, Leaderless Group Discussion (LGD) untuk menilai kemampuan kolaborasi dan kepemimpinan tanpa pemimpin yang ditunjuk, hingga sesi wawancara mendalam.

Melalui serangkaian tes ini, diharapkan pengelolaan sumber daya manusia di UIN SATU dapat menjadi semakin berkualitas.

Hal ini sejalan dengan prinsip penempatan SDM yang tepat sasaran, atau yang dikenal dengan istilah the right man in the right place.

Hasil dari Penilaian Kompetensi ASN Tahun 2026 ini akan menjadi rujukan utama bagi UIN SATU.

Data yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar dalam merancang program pengembangan kompetensi yang berkelanjutan dan melakukan rotasi jabatan strategis.

Dengan adanya data yang objektif dan terukur, pimpinan universitas akan memiliki landasan yang kuat untuk mengambil kebijakan terkait SDM.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat lebih adil dan tepat sasaran, seiring dengan peningkatan kompetensi para ASN yang mumpuni.