Teddy: Kunker Prabowo Hasilkan Investasi dan Kerja Sama Strategis

Nasional6 Views

GueBerita.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menanggapi pernyataan kritis dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengenai frekuensi kunjungan ke luar negeri yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Melalui kanal media sosial Instagram @sekretariat.kabinet pada hari Selasa, 2 Juni 2026, Teddy menekankan bahwa efektivitas sebuah diplomasi seyogianya diukur dari capaian dan keuntungan nyata yang diperoleh oleh negara.

Ia menambahkan bahwa kritik serta saran yang membangun merupakan elemen vital dalam sebuah sistem demokrasi dan sudah sepatutnya dihargai.

Baca juga: Kebakaran Melanda Kemayoran, 250 Rumah Ludes dan Ratusan Warga Mengungsi

Teddy berpendapat bahwa hasil-hasil konkret yang berhasil diraih dari kegiatan diplomasi yang dijalankan oleh pemerintah juga patut menjadi sorotan dan perhatian masyarakat luas.

Dalam pernyataannya, Teddy menyampaikan penghargaan yang tulus atas masukan yang telah disampaikan oleh Dino Patti Djalal.

Ia mengenali Dino sebagai seorang diplomat senior yang telah mengukir rekam jejak panjang dan kaya pengalaman dalam ranah hubungan internasional.

Salah satu poin penting yang diangkat oleh Teddy dalam tanggapannya adalah kritik terkait dengan besaran biaya yang dikeluarkan untuk setiap kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke luar negeri.

Teddy menjelaskan bahwa seluruh biaya yang timbul di luar dari anggaran resmi negara sepenuhnya ditanggung secara pribadi oleh Presiden Prabowo sendiri.

Ia juga membandingkan jumlah anggota rombongan yang menyertai kunjungan luar negeri saat ini, menyatakan bahwa jumlahnya lebih ramping jika dibandingkan dengan masa pemerintahan sebelumnya.

Menurut keterangan Teddy, jumlah delegasi yang mendampingi Presiden Prabowo dalam setiap lawatan ke luar negeri berkisar antara 50 hingga 60 orang.

Pemerintah berpandangan bahwa diplomasi tatap muka atau kunjungan langsung masih memegang peranan penting, mengingat situasi dunia saat ini yang kompleks akibat berbagai konflik dan pergeseran dinamika geopolitik yang terus terjadi.