Cerita di Balik Pembangunan UIN SATU Tulungagung, Live Ngaji Rutin Prof. Maftukhin Dikenang

Pendidikan8 Views

GueBerita.com – Kepergian seorang guru besar selalu meninggalkan ruang kosong yang sulit diganti.

Apalagi jika sosok itu dekat dengan mahasiswa, hadir setiap malam lewat layar ponsel, menyapa dengan ilmu dan nasihat.

Berdasarkan informasi dari Instagram tulungagungmedia yang dikutip pada (31/5), Live Ngaji Bareng Alm. Prof. Dr. Maftukhin menjadi salah satu momen yang paling dirindukan oleh banyak mahasiswa UIN SATU Tulungagung.

Melalui siaran langsung yang rutin digelar, beliau tak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menghadirkan suasana hangat, sederhana, dan penuh makna yang membekas di hati para mahasiswa.

Bagi mahasiswa aktif maupun yang sudah lulus, momen tersebut bukan sekadar kajian, melainkan ruang untuk belajar, berdiskusi, sekaligus mendapatkan motivasi dan nasihat kehidupan langsung dari beliau.

Tak heran, potongan video maupun dokumentasi live ngaji beliau hingga kini masih sering dibagikan dan dikenang.

Baca juga: Ahmad Salman Al-Makkiy Raih Skor Tinggi, Bukti Kemampuan Penalaran Kuantitatif Siswa Madrasah

Beliau bukan sekadar mantan rektor bagi kami, beliau adalah pundak yang kokoh, sosok kharismatik yang dengan sabar memeluk, mengayomi, dan membimbing seluruh civitas akademika tanpa membeda-bedakan.

Prof. Dr. Maftukhin, M.Ag. telah berpulang ke Rahmatullah, 20 Mei 2026 meninggalkan duka yang mendalam, dibalik duka jasa beliau terus dikenang.

Berdasarkan informasi dari Instagram uin.satu, jasa beliau dari era STAIN yang bersahaja, lalu bertransformasi menjadi IAIN, hingga akhirnya berdiri tegak menjadi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, setiap sudut kampus ini adalah saksi bisu perjuangan, keringat, dan cinta beliau.

Melalui transformasi kampus yang beliau rintis dan motivasi yang terus dibagikan lewat kajian rutin.

Mahasiswa aktif maupun alumni masih membagikan dokumentasi ngaji beliau sebagai pengingat bukti amal jariyahnya. (*)