GueBerita.com – Aktor Korea Selatan, Um Tae-gu, membagikan pengalamannya yang tak biasa dalam mempersiapkan peran terbarunya untuk film mendatang berjudul “Wild Thing”.
Menurut laporan Ten Asia pada Kamis (28/5), demi mendalami karakternya, Um Tae-gu menjalani pelatihan intensif selama kurang lebih lima bulan di agensi hiburan ternama, JYP Entertainment (JYPE).
Dalam film “Wild Thing”, Um Tae-gu akan memerankan Gu Sang-gu, seorang mantan anggota grup musik populer yang kini berjuang menghadapi kesulitan finansial. Karakter ini harus bekerja sebagai agen asuransi demi menyambung hidup.
Untuk menghidupkan perannya sebagai seorang rapper, Um Tae-gu tidak hanya fokus pada teknik vokal rap di JYPE, tetapi juga mengikuti kelas koreografi di studio tari khusus. Ia ingin memastikan penampilannya meyakinkan.
Meskipun karakternya digambarkan bukan sebagai rapper jenius, Um Tae-gu bertekad untuk menampilkan sisi “tidak sempurna” dari tokoh tersebut secara alami. Ia berusaha keras agar penampilannya terasa otentik.
Um Tae-gu mengaku sempat merasa canggung di awal masa pelatihan. Ia bahkan merasa kesulitan untuk mengangkat kepala saat pertama kali belajar rap. Momen ini menjadi tantangan tersendiri baginya.
Namun, suasana latihan yang interaktif bersama para pelatih sangat membantunya mengatasi kendala tersebut. Kedekatan yang terjalin selama proses latihan membuat Um Tae-gu tanpa sadar meniru gestur tubuh pelatihnya dalam kehidupan sehari-hari. Ini menunjukkan betapa ia tenggelam dalam perannya.
Selain fokus pada pelatihan fisik dan vokal, Um Tae-gu juga memberikan kontribusi langsung dalam proses kreatif pembuatan film. Ia terlibat aktif dalam penyusunan naskah dan musik.
Ia bekerja sama erat dengan pelatih rap untuk menyusun serta menyesuaikan rima lirik rap yang akan dibawakan oleh karakternya. Tujuannya adalah untuk memberikan hasil akhir yang lebih personal dan autentik di dalam film.
Baca juga: Benedict Wermter Peringatkan Bahaya Sampah di Sungai Lewat Video Viral
Dedikasi Um Tae-gu dalam menjalani pelatihan intensif ini mencerminkan komitmen aktor dalam industri kreatif. Proses ini sejalan dengan konsep pengembangan keterampilan kerja yang menjadi fokus penting dalam mendukung produktivitas di sektor industri hiburan.






