Dinas Pendidikan Kota Madiun Jelaskan Seleksi Masuk PT 2026, Ketahui Perubahan Syarat dan Jalurnya!

Pendidikan11 Views

GueBerita.com – Dinas Pendidikan Kota Madiun telah secara resmi meluncurkan sosialisasi terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027.

Proses ini mencakup pendaftaran untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri, Sekolah Dasar (SD) Negeri, hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di seluruh wilayah Kota Madiun.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan SPMB tahun ini akan sepenuhnya diselenggarakan secara daring atau online.

Keputusan untuk beralih ke sistem daring ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam keseluruhan proses seleksi siswa baru.

Selain transisi ke sistem full online, terdapat pula sejumlah perubahan signifikan dalam hal regulasi teknis yang perlu diperhatikan.

Beberapa poin perubahan utama yang patut dicatat mencakup penyesuaian dalam pengaturan rayon pendaftaran.

Perubahan lain yang cukup mendasar adalah dihapuskannya jalur pendaftaran yang sebelumnya dilakukan secara luar jaringan atau offline.

Lebih lanjut, status khusus domisili yang sebelumnya diberikan kepada anak anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini telah ditiadakan.

Dengan demikian, mereka kini akan mengikuti ketentuan zonasi yang berlaku secara umum tanpa pengecualian.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, secara tegas menekankan pentingnya integritas dalam seluruh rangkaian proses SPMB ini.

“Harapan kami semua pihak dapat memahami alur SPMB, melaksanakan, dan memedomani aturan yang ada sehingga pelaksanaan penerimaan murid baru bisa berjalan jujur dan adil,” ujar Lismawati.

Baca juga: Orientasi Santri Baru 2026: Penguatan Ekosistem Pesantren dan Pendidikan Bebas Kekerasan

Sektor jalur prestasi juga mengalami pembaruan dalam mekanisme penilaiannya untuk tahun ini.

Kini, nilai seleksi untuk jalur prestasi merupakan hasil gabungan dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang memiliki bobot 60 persen.

Sementara itu, nilai rapor dari sekolah sebelumnya memiliki bobot 40 persen dalam perhitungan akhir.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Madiun juga mengambil langkah untuk memperluas kebijakan pemberian apresiasi melalui program ‘golden ticket’.

Jika sebelumnya program ini lebih fokus pada kelompok siswa tertentu, kini apresiasi tersebut diperluas untuk mencakup seluruh siswa penghafal kitab suci dari berbagai agama.

Kebijakan ini bersifat lintas agama, memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi dalam bidang keagamaan.

Bagi para orang tua dan calon peserta didik yang membutuhkan informasi lebih rinci, seluruh panduan dan prosedur pendaftaran telah disediakan.

Informasi lengkap tersebut dapat diakses secara mudah melalui laman resmi yang telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun.

Alamat situs web resmi untuk informasi SPMB 2026/2027 adalah https://spmb.madiunkota.go.id/.