Vicky Zhao: Kontroversi dari Skandal Saham hingga Kehidupan di Luar Negeri

GueBerita.com – Kehidupan pribadi dan karier aktris ternama Vicky Zhao kembali menjadi perbincangan hangat publik setelah absen dari dunia hiburan selama kurang lebih lima tahun terakhir. Kemunculannya kembali ke permukaan publik dipicu oleh beredarnya foto-foto dan laporan di media sosial yang memperlihatkannya tengah menghadiri sebuah acara reuni akademi film.

Menurut laporan yang tersebar luas, Vicky Zhao dilaporkan hadir dalam sebuah acara reuni untuk merayakan 30 tahun angkatan kelas akting tahun 1996 di Akademi Film Beijing. Momen reuni ini turut dihadiri oleh sejumlah figur publik ternama lainnya.

Beberapa nama besar yang disebut-sebut turut hadir dan berinteraksi dengan Vicky Zhao dalam acara tersebut antara lain Chen Kun dan Huang Xiaoming. Kehadiran mereka dalam satu forum yang sama semakin menambah riuh perbincangan mengenai kembalinya Vicky Zhao ke ruang publik.

Baca juga: Dhea Natasya Raih Juara di Jepang, Lolos ke World Longboard Tour 2026/2027

Namun, kemunculan kembali Vicky Zhao ini tidak bisa dilepaskan dari jejak kontroversi yang pernah melibatkannya. Skandal besar yang menimpanya bermula pada tahun 2016, ketika ia bersama mantan suaminya, seorang pengusaha bernama Huang Youlong, dituduh terlibat dalam kasus manipulasi pasar saham. Kasus ini dilaporkan telah menimbulkan kerugian finansial yang signifikan bagi banyak investor di Tiongkok.

Sebagai respons terhadap skandal tersebut, pada tahun 2018, regulator sekuritas Tiongkok memberikan sanksi tegas kepada pasangan tersebut. Sanksi ini mencakup larangan berpartisipasi di pasar saham selama lima tahun ke depan, serta kewajiban membayar denda yang tidak sedikit.

Lebih lanjut, Vicky Zhao juga dikabarkan harus menghadapi berbagai tuntutan hukum yang diajukan oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan. Selain itu, ia juga memiliki kewajiban untuk membayar sejumlah kompensasi terkait dengan kasus yang menjeratnya.

Puncak dari permasalahan karier Vicky Zhao terjadi pada tahun 2021, ketika namanya secara drastis dihapus dari berbagai platform hiburan di Tiongkok. Karya-karyanya dihilangkan dari layanan streaming, dan aksesnya ke media sosial pun dibatasi secara ketat.

Berbagai laporan media, termasuk yang diterbitkan oleh QQ, mengindikasikan bahwa sebelum pembatasan karier tersebut diberlakukan secara penuh, Vicky Zhao telah mengambil langkah strategis untuk memindahkan sebagian besar asetnya ke luar negeri. Hal ini diduga dilakukan untuk mengamankan kekayaannya di tengah badai skandal yang dihadapinya.

Berdasarkan laporan yang beredar di berbagai sumber, Vicky Zhao dikabarkan memiliki investasi properti yang signifikan di Singapura. Selain itu, ia juga dilaporkan memiliki aset-aset lain yang tersebar di Amerika Serikat. Kepemilikan aset di berbagai negara ini menjadi sorotan tersendiri seiring dengan menghilangnya ia dari industri hiburan Tiongkok.