GueBerita.com – Sebuah biografi terbaru mengungkap adanya klaim penolakan awal terhadap hubungan Kate Middleton dan Pangeran William dari sejumlah pihak di lingkungan keluarga kerajaan Inggris.
Dalam buku berjudul “Kate!” karya Christopher Andersen, Ratu Camilla disebut pernah menilai Kate Middleton tidak memenuhi standar untuk menikah dengan Pangeran William pada masa awal hubungan keduanya.
Buku tersebut menyebut Camilla menganggap Kate berasal dari latar belakang keluarga yang terlalu “biasa” dan tidak memiliki garis keturunan bangsawan.
Menurut penulis buku itu, pandangan tersebut berkaitan dengan ekspektasi di lingkaran kerajaan yang pada saat itu masih menilai pernikahan bangsawan sebaiknya terjadi di antara kalangan aristokrat.
Kate Middleton diketahui berasal dari keluarga Michael Middleton dan Carole Middleton yang sebelumnya bekerja di maskapai British Airways sebelum kemudian membangun usaha perlengkapan pesta.
Selain Camilla, buku tersebut juga menyebut adanya pandangan serupa dari sebagian pihak istana yang awalnya tidak sepenuhnya mendukung hubungan tersebut karena latar belakang Kate.
Baca juga: Tiga Kandidat Pelatih Terbaik Super League 2025/26, Perebutan Kian Ketat
Pernyataan dalam buku itu juga menyebut Camilla sempat menilai ibu Kate, Carole Middleton, sebagai sosok yang oportunis, meski klaim tersebut tidak disertai konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Hingga saat ini, pihak perwakilan Ratu Camilla maupun Kate Middleton belum memberikan tanggapan resmi terkait isi buku tersebut.
Meski demikian, hubungan Pangeran William dan Kate Middleton tetap berlanjut hingga keduanya bertunangan pada Oktober 2010 dan menikah pada April 2011.
Setelah pernikahan, Kate Middleton resmi menjadi anggota keluarga kerajaan dan kini telah dikaruniai tiga anak bersama Pangeran William, yaitu Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis.
Dalam perkembangan berikutnya, hubungan Kate Middleton dengan keluarga kerajaan disebut semakin harmonis seiring perannya di lingkungan monarki Inggris.






