GueBerita.com – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menekankan pentingnya peran pemuda dalam upaya memperkuat toleransi antarumat beragama di wilayahnya. Hal ini disampaikan dalam sebuah pertemuan strategis yang diadakan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel di Makassar pada hari Senin, 25 Mei 2026.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, untuk meningkatkan koordinasi dalam memelihara keharmonisan sosial dan kerukunan antarumat beragama.
Suasana pertemuan digambarkan penuh keakraban, menciptakan sebuah forum komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan para tokoh lintas agama yang ada di Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas di daerah.
Baca juga: DPR Sepakati Putusan MK Soal Kuota 30 Persen Perempuan, Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memandang dialog antarumat beragama sebagai elemen krusial dalam menjaga stabilitas sosial serta menciptakan suasana daerah yang aman dan kondusif bagi seluruh warganya.
Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi, yang juga mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat FKUB Sulsel, menggarisbawahi pentingnya menciptakan ruang kebersamaan di tengah masyarakat yang memiliki keragaman latar belakang.
Ia secara spesifik mendorong agar generasi muda dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan yang bersifat sosial, kebangsaan, serta aktivitas produktif lainnya. Tujuannya adalah untuk memperkuat ikatan persaudaraan di antara umat beragama.
Menurut pandangan Fatmawati, penguatan nilai toleransi harus mulai ditanamkan sejak usia dini. Dengan demikian, masyarakat akan lebih siap dan mampu menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman budaya dan keyakinan yang ada.
“Kerukunan umat beragama harus terus kita jaga melalui sinergi dan penciptaan ruang-ruang kebersamaan. Terutama, kita perlu melibatkan generasi muda agar mereka memiliki aktivitas yang positif dan produktif, yang pada akhirnya akan memperkuat rasa persaudaraan,” tegas Fatmawati Rusdi dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga berupaya mendorong penyelenggaraan kegiatan-kegiatan lintas agama. Momentum-momentum kebangsaan seperti peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, peringatan Sumpah Pemuda, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, dianggap sebagai momen yang tepat untuk menggalakkan kegiatan semacam ini.
Menanggapi hal tersebut, Ketua FKUB Sulsel, Prof. Dr. KH. Muammar Muhammad Bakry, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan salah satu bentuk penguatan koordinasi yang berkelanjutan antara FKUB dan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi ini.
Prof. Dr. KH. Muammar Muhammad Bakry menambahkan bahwa FKUB, bersama dengan pemerintah, terus berupaya untuk mendorong partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan semua pihak dinilai sangat esensial dalam upaya menjaga keharmonisan sosial yang telah terjalin di Sulawesi Selatan.






