GueBerita.com – Di balik setiap adegan sinematik yang memanjakan mata dan video berkualitas tinggi, tersembunyi kerja keras serta tuntutan fisik yang tak main-main dari para profesional di balik layar, khususnya para kameramen.
Baru-baru ini, perhatian publik tertuju pada sebuah video yang dibagikan melalui akun Instagram @evanrosenman pada tanggal 24 Mei 2026. Video tersebut menampilkan sebuah sesi latihan fisik yang tidak lazim dilakukan oleh seorang juru kamera.
Dalam rekaman yang viral itu, terlihat seorang kameramen sedang berlari dengan kecepatan tinggi di atas sebuah mesin treadmill. Namun, yang membuat adegan ini menarik perhatian adalah ia melakukannya sambil memanggul sebuah kamera berukuran besar di atas pundaknya.
Baca juga: Alam Semesta Baru Lahir dari Akhir Alam Semesta Lama
Postur yang ia tunjukkan saat berlari di treadmill tersebut sengaja dibuat menyerupai posisi saat ia melakukan pengambilan gambar di lapangan secara langsung. Hal ini dilakukan untuk mensimulasikan kondisi kerja yang sebenarnya.
Awalnya, banyak warganet yang menyaksikan video tersebut merasa bingung. Beberapa bahkan salah mengira bahwa pria tersebut sedang dalam proses syuting di sebuah pusat kebugaran, mengira bahwa treadmill tersebut adalah bagian dari latar belakang adegan.
Namun, klarifikasi segera diberikan bahwa momen tersebut bukanlah sebuah sesi pengambilan gambar, melainkan murni bagian dari rutinitas latihan fisik yang intens. Latihan menggunakan beban kamera secara langsung di atas treadmill dirancang khusus untuk meningkatkan stamina, membangun kekuatan otot, dan mengasah keseimbangan tubuh.
Kemampuan fisik yang prima dan stabil sangat krusial bagi seorang kameramen. Hal ini memungkinkan mereka untuk terus menghasilkan rekaman gambar yang tenang, mulus, dan minim guncangan, terutama ketika mereka dituntut untuk bergerak secara dinamis sepanjang sesi pengambilan gambar yang bisa memakan waktu lama.
Unggahan video latihan unik ini sontak memicu perbincangan hangat di kolom komentar. Banyak warganet yang mengungkapkan keterkejutan mereka, mengaku baru menyadari betapa profesi seorang kameramen tidak hanya mengandalkan keahlian teknis dalam mengoperasikan kamera dan pemahaman estetika visual.
Terungkap pula bahwa profesi ini menuntut kapasitas fisik yang luar biasa kuat, setara dengan para atlet. Stamina, kekuatan, dan keseimbangan yang prima adalah fondasi penting agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan optimal di berbagai kondisi lapangan.






