Pemprov Sulsel Pacu Pembangunan Jalan Melalui Proyek Jangka Panjang

Nasional19 Views

GueBerita.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara proaktif mendorong percepatan pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) yang menyasar berbagai wilayah strategis di seluruh provinsi.

Program infrastruktur jalan ini bersumber pendanaannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi, yang krusial untuk konektivitas antarwilayah.

Pelaksanaan program MYP ini dijabarkan ke dalam lima paket pekerjaan utama. Kelima paket tersebut tersebar di berbagai kabupaten dan kota, mencakup area yang sangat vital bagi pergerakan masyarakat dan perekonomian lokal.

Ragam pekerjaan yang dilaksanakan meliputi berbagai tahapan konstruksi. Mulai dari pengaspalan jalan yang rusak, pembangunan bahu jalan untuk menambah lebar dan keamanan, pemasangan sistem drainase yang efektif untuk mencegah genangan air, hingga pengecoran beton rigid pada titik-titik yang memerlukan struktur lebih kuat dan tahan lama.

Beberapa ruas jalan yang saat ini menjadi fokus pengerjaan antara lain jalur strategis yang menghubungkan Batas Kabupaten Gowa dengan Galesong dan Pattallassang. Selain itu, proyek juga mencakup ruas Panciro hingga Batas Kota Makassar, serta segmen Batas Gowa menuju Barombong yang berlanjut hingga Batas Kabupaten Takalar.

Tidak hanya di wilayah selatan, pekerjaan juga merambah ke wilayah utara dan tengah provinsi. Pada Paket 3, pengerjaan difokuskan pada ruas Mario menuju Binabaru yang terhubung dengan Batas Kabupaten Pinrang. Ruas penting lainnya yang termasuk dalam paket ini adalah Batas Kabupaten Sidrap yang tersambung dengan Malimpung.

Sementara itu, Paket 4 mencakup pengerjaan pada beberapa ruas jalan yang juga memiliki peran signifikan. Ini termasuk jalur Salaonro menuju Batas Kabupaten Wajo, serta ruas Impa-Impa yang terhubung dengan Anabanua. Pengerjaan juga dilakukan di segmen Doping hingga Atapange, dan ruas Batas Soppeng yang bersambung dengan Ulugalung.

Paket 5 memiliki cakupan pekerjaan yang lebih spesifik, yaitu pembangunan saluran air dan pengaspalan jalan. Ruas-ruas yang menjadi prioritas dalam paket ini adalah Tanabatue menuju Sanrego dan Palattae, serta segmen Ujung Lamuru yang juga terhubung dengan Palattae.

Kepala Bidang Jalan pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, memberikan pandangan mengenai pentingnya percepatan proyek ini. Ia menegaskan bahwa akselerasi pelaksanaan proyek MYP ini sangat diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan. Peningkatan konektivitas antarwilayah ini secara langsung akan mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Menurut Rosyadi, kondisi sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini mulai menunjukkan perubahan positif. Perbaikan yang terlihat ini merupakan hasil dari kegiatan pengaspalan dan penguatan struktur jalan yang telah dilakukan melalui program ini.

Baca juga: Jalan Piyungan Tertutup Debu Putih Akibat Truk Tronton Terguling

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan agar seluruh tahapan program MYP dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Keberhasilan penyelesaian proyek tepat waktu ini sangat krusial untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sehari-hari serta memastikan kelancaran distribusi logistik dan hasil-hasil pertanian dari satu wilayah ke wilayah lain. (*)