Menjelang Iduladha, Khofifah Pantau Kesiapan Hewan Kurban di Lamongan

News18 Views

GueBerita.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peninjauan langsung terhadap ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Lamongan menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah.

Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 24 Mei 2026, ke Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur yang berlokasi di Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring. Koperasi ini dikelola oleh drh. Suparto.

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah secara spesifik memastikan bahwa hewan-hewan ternak yang telah dipersiapkan untuk kebutuhan kurban Iduladha berada dalam kondisi yang sehat, aman, dan layak untuk disembelih.

Tak hanya memantau, Gubernur Khofifah juga turut berpartisipasi dengan membeli delapan ekor sapi. Sapi-sapi tersebut rencananya akan dibagikan kepada beberapa masjid agung di wilayah sekitar peternakan.

“Lamongan merupakan salah satu daerah yang sangat vital dalam menopang ketersediaan sapi potong di Jawa Timur, terutama pada momen menjelang Iduladha. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen kuat untuk terus memastikan bahwa hewan kurban yang disediakan bagi masyarakat benar-benar dalam kondisi sehat, aman, dan layak,” ujar Khofifah.

Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur dilaporkan memiliki populasi sapi yang cukup signifikan, yaitu sekitar 200 ekor. Koleksi sapi di koperasi ini mencakup berbagai jenis, termasuk Peranakan Ongole (PO), Limosin, Simental, serta sapi lokal.

Baca juga: Wali Kota Makassar Buka Tudang Sipulung Nasional II SMADA di Benteng Rotterdam

Pengelolaan koperasi ini berada di tangan drh. Suparto, seorang peternak muda yang telah dikenal sebagai sosok inspiratif. Prestasinya termasuk meraih Juara Nasional dalam Program Sarjana Membangun Desa (SMD) pada tahun 2014.

Lebih jauh lagi, drh. Suparto juga tercatat sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan sejak tahun 2013.

Keberadaan koperasi ternak seperti Gunungrejo Makmur ini dinilai memberikan kontribusi positif yang nyata terhadap perekonomian warga di sekitarnya. Selain itu, koperasi ini juga berperan penting dalam mendukung upaya penguatan ketahanan pangan yang berbasis pada sektor peternakan di Jawa Timur.

Menanggapi perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, drh. Suparto mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyatakan bahwa dukungan yang diberikan sangat berarti bagi para peternak.

“Alhamdulillah, dukungan ini sangat berarti bagi kami. Permintaan hewan kurban pada tahun ini terpantau cukup tinggi, yang secara otomatis meningkatkan penjualan sapi. Kondisi ini sangat membantu perputaran perekonomian para peternak serta masyarakat yang berada di sekitar lingkungan peternakan,” ungkap drh. Suparto, seperti yang dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim.