GueBerita.com – Memanfaatkan paparan sinar matahari pagi merupakan salah satu metode alami yang paling manjur untuk memicu produksi vitamin D di dalam tubuh.
Banyak masyarakat yang masih bingung mengenai momentum jam berapa yang paling ideal untuk berjemur agar mendapatkan khasiat maksimal tanpa mengorbankan kesehatan kulit.
Berdasarkan berbagai riset kesehatan, rentang waktu yang sangat direkomendasikan untuk berjemur adalah di pagi hari, tepatnya antara pukul 07.00 hingga 10.00.
Pada periode ini, intensitas radiasi sinar ultraviolet (UV) tergolong masih bersahabat dan aman bagi permukaan kulit manusia, namun tetap memiliki daya yang efektif untuk merangsang pembentukan vitamin D.
Sentuhan sinar matahari pagi di kulit berperan penting dalam membantu tubuh memproses sintesis vitamin D3. Unsur ini memegang andil krusial dalam memaksimalkan penyerapan kalsium serta fosfor.
Proses biologis tersebut sangat dibutuhkan untuk mempertahankan kepadatan tulang, memperkuat struktur gigi, sekaligus mendongkrak kinerja sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: Anak Merawat Ayah Demensia: Menghadapi Hiperaktivitas hingga Pemasangan Pintu Pengaman
Ketika imunitas terjaga dengan prima, tubuh bakal lebih tangguh dalam menangkal gempuran virus maupun bakteri penyebab infeksi.
Kendati sinar matahari menyimpan segudang manfaat, durasi paparan tidak boleh dilakukan secara berlebihan agar terhindar dari efek negatif seperti kulit gosong atau kemerahan.
Untuk meraup manfaat kesehatan yang optimal, anda cukup meluangkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit saja. Aktivitas ini dapat diaplikasikan sebanyak dua hingga tiga kali dalam sepekan guna mencukupi kebutuhan harian vitamin D secara natural.
Agar penyerapan lebih efektif, disarankan membiarkan area kulit tertentu, seperti bagian lengan dan tungkai kaki, terkena pancaran sinar matahari secara langsung tanpa penghalang.
Penggunaan tabir surya (sunscreen) tetap disarankan untuk area wajah guna mengantisipasi penuaan dini. Anda juga dianjurkan mengenakan kacamata hitam demi melindungi kesehatan retina mata dari kilatan silau matahari pagi.






