GueBerita.com – Perjuangan menghadapi demensia pada orang tua telah menarik perhatian publik, terutama melalui sebuah video yang menjadi viral di media sosial.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @bundashop01 ini menampilkan momen dramatis ketika seorang ayah yang mengidap demensia mengalami fase hiperaktif di pagi hari.
Dalam rekaman tersebut, sang ayah terlihat panik dan berupaya memanjat pagar pembatas tangga rumahnya.
Situasi yang berpotensi membahayakan ini segera ditangani oleh anggota keluarga.
Mereka dengan sigap memberikan bantuan, berusaha memegangi dan menjaga ayah mereka agar tidak terjatuh atau mengalami cedera.
Kesabaran dan ketanggapan keluarga menjadi kunci dalam menghadapi situasi tersebut.
Sang anak, yang membagikan kisah ini, mengungkapkan betapa besar kesiapan fisik dan mental yang dibutuhkan dalam merawat penderita demensia.
Ia menceritakan periode yang sangat melelahkan, di mana ia sempat mengalami stres berat dan gangguan tidur yang signifikan.
Hal ini disebabkan oleh kebiasaan sang ayah yang sering kali naik turun tangga di tengah malam, bahkan membangunkan anak-anaknya.
Sebagai upaya pencegahan, keluarga sebenarnya telah mengambil langkah antisipasi dengan memasang pintu pengaman di area tangga.
Pemasangan pintu pengunci ini sudah dilakukan sejak dua bulan sebelum kejadian viral tersebut.
Namun, semangat hiperaktif sang ayah ternyata mampu menemukan celah untuk melewati pembatas tersebut.
Ia berhasil mencari jalan di samping pintu pengaman untuk memanjatnya, sebuah tindakan yang menunjukkan tingkat aktivitas fisik yang tinggi di tengah kondisinya.
Perilaku unik yang dialami oleh lansia penderita demensia ini sering kali memunculkan diskusi hangat di kalangan pengguna internet.
Banyak yang kemudian menjuluki fase perilaku seperti ini dengan istilah “Toddler Vintage”.
Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan tingkah laku para lansia yang kembali menyerupai anak kecil.
Namun, perbedaan mendasar terletak pada kekuatan fisik mereka yang masih seperti orang dewasa.
Baca juga: Musisi BTS Dinilai Semakin Dewasa dalam Bermusik oleh Kritikus San Francisco Chronicle
Kondisi ini menuntut tingkat pengawasan yang jauh lebih intensif dari keluarga.






